UcHaen's "Kenangan tak lebih dari sebuah Ilusi" Home Blog  | Location  |  Tag  |  Guestbook
1 entries in 'Suami sapa seh...hehehe.....'
2007/11/29   Cinta tak harus selalu berwujud bunga


Cinta tak harus selalu berwujud bunga
| 2007/11/29 13:50

Waktu san browsing san nemuin story yg sweetttt.....bgtzzz.....bagus bgtz  lho....baca aja.....and jgn lupa komen juga yah....prend....


Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di hati saya ketika saya bersandar di bahunya yang bidang.

Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-2 saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.

Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-2 sensitif serta berperasaan halus. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan. Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta
yang ideal.

Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian.

“Mengapa?”, dia bertanya dengan terkejut.

“Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan”

Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.

Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya?

Dan akhirnya dia bertanya, “Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiranmu?”.

Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan, “Saya punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam hati saya, saya akan merubah pikiran saya: Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan melakukannya untuk saya?”

Dia termenung dan akhirnya berkata, “Saya akan memberikan jawabannya besok.”

Hati saya langsung gundah mendengar responnya. Keesokan paginya, dia tidak ada dirumah, dan saya menemukan selembar kertas dengan oret-2an tangannya dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan….

“Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya.”

Kalimat pertama ini menghancurkan hati saya. Saya melanjutkan untuk membacanya.

“Kamu bisa mengetik di komputer dan selalu mengacaukan program di PC-nya dan akhirnya menangis di depan monitor, saya harus memberikan jari-2 saya supaya bisa membantumu dan memperbaiki programnya.”

“Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar rumah, dan saya harus memberikan kaki saya supaya bisa mendobrak pintu, dan membukakan pintu untukmu ketika pulang.”.

“Kamu suka jalan-2 ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi, saya harus menunggu di rumah agar bisa memberikan mata saya untuk mengarahkanmu.”

“Kamu selalu pegal-2 pada waktu ‘teman baikmu’ datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu yang pegal.”

“Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi ‘aneh’. Dan harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburmu di rumah atau meminjamkan lidahku untuk menceritakan hal-hal lucu yang aku alami.”

“Kamu selalu menatap komputermu, membaca buku dan itu tidak baik untuk kesehatan matamu, saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu.”

“Tanganku akan memegang tanganmu, membimbingmu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-2 bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu”.

“Tetapi sayangku, saya tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematianku.”

“Sayangku, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintaimu lebih dari saya mencintaimu.”

“Untuk itu sayang, jika semua yang telah diberikan tanganku, kakiku, mataku, tidak cukup bagimu. aku tidak bisa menahan dirimu mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakanmu.”

Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk membacanya.

“Dan sekarang, sayangku, kamu telah selesai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkanku untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri disana menunggu jawabanmu.”

“Jika kamu tidak puas, sayangku, biarkan aku masuk untuk membereskan barang-barangku, dan aku tidak akan mempersulit hidupmu. Percayalah, bahagiaku bila kau bahagia.”.

Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaanku.

Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintaiku. Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud lain
yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu. Karena cinta tidak selalu harus berwujud “bunga”.

Taken from: unknown, from the desktop of “kiki-florist”


nih di ambil dari blognya org unknown,,,,tp berhubung kata2 nya bagus bgtzzz...so san copy aja buat renungan tmn2 yg kebetulang mangkal di blognya san....hehehehe......


Tag :
Trackback : | Comment
Trackback Address :: http://www.blogboleh.com/shaen_tix/trackback/39

Name :
Password :
Homepage :
 
Content :
 



[PREV] [1] [NEXT]
 
BLOG main image
Nih blog shaen buat,biar uneg2 yg ada di otak shaen ini...bisa shaen tuangkan disini...and shaen anjurkan untuk mengutamakan kebebasan berpikir...
Name :

Message :

test....ist by n21ns 04/23
How Are You Todays? by bocahitamputih 04/09
Leter by shin_rha 03/26
Terbangun *ga penting by underiez 2011
GA penting! by reneepsiko 2011
AMBIL SISI POSITIVX by nophee_dhe 2011
If .... by nophee_dhe 2011
aku vs facebook by yisha 2011
memulai by yisha 2011
if by yisha 2011
All (26)
Shaen_53k51 (3)
love... (3)
Cowok... (1)
crazy... (1)
MY Pren... (0)
Jomblo.. (0)
Shaen is Uchaen (1)
Renungan (0)
MOtivasi (0)
cinta jILBAB.... I'm Said... Puas deh... capek deh... Romantice gitu loh.... Suami sapa seh...hehehe..... Stupid.. Ramadhan oh RAmadhan... Jomblo lagi... louph lope is mistery.... hahahaha.... Dasar lelaki hidung belang.... pilihan Aneh yah... perpisahan LouPh U ... I Love You My FRiend Cwok lg...cwok lagi... love is Crazy life Cowok tuh mmng anehny bukan main yah...
Cinta Tak Harus Memiliki (2)
Aku akan Menunggu (1)
i waiting,........ (1)
konsekuensi (1)
Cinta itu bersyarat (2)
People in the world buy term..
05/24 - purchase essays online
As long as I am one of thos..
05/08 - creative essay writing
Essay papers completing is n..
05/06 - buy term papers
I'm always glad, because I'v..
04/23 - buy essay
It was a good article. I hav..
03/10 - methodology for dissertation
shaen_tix 2010
massiimmaa 2009
ronifaslah 2009
blogadmin 2008
zugieharuto 2008
esan 2007
reneepsiko 2007
Bibal 2007
my_poety 2007
olive12 2007

Total : 2877
Today : 10
Yesterday : 2
 
 
 
My Blog : Location : Tag : Guestbook : Admin
Susanti’s Blog is powered by blogboleh.com