Ingatlah, bukan tugasmu untuk mengusahakan agar orang mencintaimu, tapi tugasmu adalah mencintai orang. Percayalah pada keajaiban, tapi jangan selalu bergantung padanya. Apa yang kau lakukan hari ini membuatmu lebih dekat ketempat yang kau inginkan esok. Jangan lupa, kita kelak akan dinilai berdasarkan apa yang kita berikan, bukan apa yang kita terima. Ingatlah, kata-kata yang penuh kasih cepat menyembuhkan. Siaplah untuk menerima ketidaknyamanan sementara, untuk mendapatkan kebaikan selamanya. Bila kau dengar ucapan ramah tentang seorang teman, ucapkan demikian juga kepadanya. Banyak orang lain keluar masuk kehidupanmu, tetapi teman sejati adalah yang meninggalkan jejak dihatimu. Untuk menangani dirimu, gunakan pikiranmu. Untuk menangani orang lain, gunakan hatimu. Kemarahan (anger) sebenarnya merupakan marabahaya (danger) yang kekurangan satu huruf. Bila seseorang menghianatimu sekali, itu adalah kesalahanya. Bila ia menghianatimu dua kali, itu adalah kesalahanmu. Pikiran besar mendiskusikan ide-ide (gagasan). Pikiran sedang mendiskusikan kejadian-kejadian. Pikiran kerdil mendiskusikan orang-orang. Ia yang kehilangan uang, kehilangan banyak. Ia yang kehilangan teman, kehilangan lebih banyak. Ia yang kehilangan keyakinan, kehilangan semuanya. Pemuda/i yang cakep adalah kejadian alami, tapi kakek/nenek yang cakep adalah karya seni. Belajarlah dari kesalahan orang lain, umurmu tak cukup untuk membuat semua kesalahan itu. Hari kemarin merupakan sejarah. Hari esok merupakan misteri. Hari ini merupakan karunia. |