BLOG main image

Name :

Message :

All (9)
Diary mujahidah (3)
Islam (2)
Married (1)
Motivasi (1)
Sains (2)
http://www.cheapnbashoes-hot..
05/23 - aaa
They're not chosen, so one o..
05/19 - knockoff handbags
They're not chosen, so one o..
05/19 - knockoff handbags
They're not chosen, so one o..
05/19 - knockoff handbags
They're not chosen, so one o..
05/19 - knockoff handbags
<<   2012/05   >>
S M T W T F S
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31
test....ist by n21ns 04/23 - 4 weeks ago
How Are You Todays? by bocahitamputih 04/09 - 6 weeks ago
Leter by shin_rha 03/26 - 8 weeks ago
Terbangun *ga penting by underiez 2011 - 23 weeks ago
GA penting! by reneepsiko 2011 - 25 weeks ago
Guest777955 15:28 - Today
Guest022011 2007 - 236 weeks ago
Guest422429 2007 - 236 weeks ago
Guest444767 2007 - 237 weeks ago
5554 Visitors up to today!
Today 3 hit, Yesterday 4 hit
[ratu, 2007/11/07 11:54, ]

Assalamu'alaiku Wr.Wb

Langsung aja pak uztadz. Sebetulnya pertanyaan ini sudah lama sekaliada di dalam benak saya. Pertanyaan ini muncul pada saat saya duduk dibangku SMP dan mulai mengenal pelajaran tentang Manusia Purba dan Kehidupan Dinosaurus atau yang lebih kita kenal dengan zaman Prasejarah.

Seperti yang kita ketahui, Nabi Adam adalah manusia pertama kaliyang Allah SWT ciptakan dan turunkan ke Bumi ini. Padahal kita tahu, bahwa ada kehidupan Prasejarah, di mana di sana hidup manusia-manusia purba yang menurut teori adalah nenek moyang manusia atau manusia yang berevolusi.

Analisa saya:

1. Apabila Nabi Adam yang duluan diturunkan ke bumi ini, berarti masa-masa Kenabian Islam berbarengan dengan zaman Dinosaurus dan Manusia Purba? Hanya saja terdapat perbedaan tempat saja. Dan berarti Manusia Purba bukanlah Nenek Moyang Manusia, karena memang sudah ada Nabi Adam. Dan jika hal ini benar, maka teori dan pelajaran yang ada pada kurikulum IPA adalah salah. Karena ternyata nenek moyang manusia bukanlah Manusia Purba, melainkan Nabi Adam, karena pada kenyataannya manusia tidak pernah berevolusi.

2. Tapi, apabila Manusia Purba yang duluan, berarti Nabi Adam bukanlah makhluk yang pertama kali diciptakan Allah. Dan makhluk apakah Manusia Purba itu?

Terima kasih atas jawabannya Pak Ustadz.

Salam hormat saya,

Budy Prasetya
budykacel

Jawaban

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Tanpa harus mengkonfrontir teroi manusia purba dengan Al-Quran, sebenarnya ilmu pengetahuan terbaru sudah mematahkannya. Beberapa temuan terakhir justru menunjukkan bahwa teori tentang manusia purba  semakin jelas kebohongannya. Bukti-bukti ilmiyah yang dahulu sering  diajukan oleh kalangan evolusionis, satu per satu kini terbantahkan. Semakin hari semakin terkuak fakta bahwa teori manusia purba adalah sebuah kebohongan besar.

Selama ini kita memang dicekoki teori manusia purba dalam kurikulumpendidikan. Para evolusionis telah merekayasa skema khayalan dengan sangat fantastis. Bahkan seringkali dilengkapi dengan ilustrasi yang  nampak sangat realistis. Konyolnya, semua itu masuk ke dalam kurikulumpendidikan di seluruh dunia, termasuk di dunia Islam.

Mereka memasukkan Australopithecus, ras kera yang telah punah sebagai ras 'nenek moyang manusia'. Padahal ada jurang besar dan tak berhubungan antara kera dan manusia.

Adapun ras manusia primitif menurut mereka, sebenarnya hanya variasidari ras manusia modern, namun dibesar-besarkan sebagai spicies yang berbeda. Faktanya, tidak ada urutan kronologis seperti itu. Banyak yang hidup pada priode yang sama yang berarti tidak ada evolusi, bahkan ada yang lebih tua dari jenis yang diklaim sebagai nenek moyangnya.

Tatkala para evolusionis tak juga menemukan satu fosilpun yang bisa mendukung teori mereka, terpaksa mereka melakukan kebohongan. Contoh yang paling terkenal adalah manusia Piltdown yang dibuat dengan memasangkan tulang rahang orang utan pada tengkorak manusia. Fosil initelah membohongi dunia ilmu pengetahuan selama 40 tahun.

Kisahnya pada tahun 1912 seorang ahli palaentologi amatir bernama Charles Dawson mengklaim bahwa dia telah menemukan sebuah tulang rahang dan fragmen tengkorak di sebuah lubang dekat Piltdown, Inggris. Tulangitu mirip tulang rahang hewan namun gigi dan tengkoraknya seperti milik manusia. Spesimen ini dinamakan Manusia Piltdown dan diduga berumur 500.000 tahun.

Rekonstruksi terhadap manusia Piltdown dilakukan dan setelah dipajang di berbagai museum sebagai bukti nyata evolusi manusia. Selama lebih dari 40 tahun sejumlah penafsiran dan gambar dibuat. Banyak artikel ilmiyah tentang manusia piltdown ini, termasuk 500 tesis doktor tentangnya.

Namun pada tahun 1953, hasil pengujian secara menyeluruh terhadap fosil tersebut menunjukkan kepalsuannya. Tengkorak tersebut berasal  dari manusia yang hidup beberapa ribu tahun yang lalu, sedangkan tulangrahangnya berasal dari bangkai kera yang baru terkubur beberapa tahun. Gigi-giginya ditambahkan kemudian agar terlihat mirip manusia lalu persendiannya disumpal. Setelah itu seluruh fosil diwarnai dengan potasium dokromat agar tampak kuno.

Kalau kita menyodorkan ayat Allah SWT di dalam Al-Quran Al-Karim dan hadits Rasulullah SAW tentang manusia pertama, besar kemungkinan para hamba sahaya teori evolusi akan menentangnya. Mereka akan mencari alibi dan dalih untuk membuat penafsiran 'lain' alias menentang kebenaran yang ada di dalamnya.

Berapa banyak dari umat Islam yang masih saja percaya bahwa ada manusia sebelum nabi Adam. Fanatisme buta kepada teori evolusi telahmembuat mereka menentang apa yang telah Allah SWT sampaikan dalam kitabsuci.

Jadi jawaban yang benar adalah bahwa manusia purba tidak pernah ada, sebab teori evolusi juga tidak pernah terbukti. Ada sejuta kejanggalan yang memaksa teori evolusi termasuk teori manusia purba harus dihapusdari kurikulum pendidikan sekolah.

Adam alaihissalam adalah makhluk cerdas pertama di muka bumi.Dengan kedatangan beliau, maka untuk pertama kalinya bumi didatangioleh makhluk cerdas dari luar angkasa (alien). Kecerdasan manusiasungguh merupakan loncatan besar dalam sejarah bumi, yang sebelumnyahanya dihuni oleh makhluk-makhluk kelas bawah berupa hewan dantumbuhan. Tidak pernah ada makhluk asli bumi yang mengalami prosesevolusi, kecuali hanya ada di film-film Holywood saja.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

[ratu, 2007/11/07 11:51, ]

Assalamualaikum wr wb

Ustad yang diberkahi Allah, saya pernah mengikuti salah satupengajian, ada satu pertanyaan yang mengganjal dipikiran saya sebagaiberikut:

1. Bagaimana hukumnya bila ada orang yang meyakini nabi isa mempunyai ayah?

2. Ayat yang menjadi pembenaran adalah surat maryam ayat 22. Diayattersebut bahwa "fahamalathu" "hu"-nya ditafsirkan sebagai seoranglaki-laki. Tidak disebutkan sosoknya karena ayah nabi isa seorang yangberkelakuan buruk.

3. Saya mohon ustad menjawab pertannyaan saya dari sudut pandangnahwu shorof juga, karena saya sangat ingin membantah atas argumentersebut di atas pada pengajian berikutnya dan karena ini menyangkutjama'ah dimusholla kami, kebetulan saya sebagai pengurus musholla.

Sebelum dan sesudahnya saya sampaikan terima kasih wassalam mualaikum wr wb

Achwy

Jawaban

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kalau ada orang yang menyatakan bahwa Nabi Isa 'alaihissam punyaayah, maka orang itu berdusta kepada apa yang telah diturunkan kepadaMuhammad SAW. Dia telah mendustakan Al-Quran Al-Kariem dengan sangatjelas.

Tidakkah mereka membaca ayat berikut ini?

Maryam berkata, "Bagaimana akan ada bagiku seorang anaklaki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan akubukan seorang pezina!"(QS. Maryam: 20)

Jelas dan tegas sekali bahwa Maryam tidak pernah disentuh olehlaki-laki manapun. Artinya beliau tidak pernah menikah, tidak pernahpunya suami. Dan lebih penting dari itu, beliau tidak pernah melakukanhubungan seksual di luar nikah (zina).

Maka mengatakan bahwa nabi Isa punya ayah, baik orang baik-baik atautidak baik, berarti melawan ayat ini. Sebab kedua kemungkinan itu telahditolak mentah-mentah oleh ayat ini, kecuali kemungkinan terakhir,yaitu Allah SWT langsung memberinya janin di dalam rahimnya. Dan itulahyang dijelaskan dalam semua ayat Al-Quran.

Adanya orang yang menuduh bahwa Maryam berzina memang disebutkan didalam Al-Quran. Namun tuduhan ituditampik oleh Al-Quran sendiri.

Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya denganmenggendongnya. Kaumnya berkata, "Hai Maryam, sesungguhnya kamu telahmelakukan sesuatu yang amat mungkar.Hai saudara perempuan Harun, ayahmusekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlahseorang pezina." (QS. Maryam: 27-28)

Penjelasan dari Segi Makna Bahasa

Kata fa hamalat-hu yang anda tanyakan itu sebenarnyaterdiri dari tiga kata yang terpisah, namun dalam penulisannyadisambung. Tiga kata itu masing-masing adalah (1)fa yang berarti maka, (2) hamalat yang berarti mengandung anak, dan (3)hu yang berposisi sebagai objek (maf'ulun bihi) dan berarti dia, yaitu orang dikandung di dalam perut.

Kata hamala sendiri artinya mengandung anak. Kata ini dalam bentuk fi'il madhi, yaitu sebuah kata kerja dengan informasi telah dikerjaan, atau berbentuk lampau (past).

Dan menariknya bahasa arab, setiap fi'il mengandunginformasi selain sebuah pekerjaan, juga mengandung informasi tentangsiapa yang melakukan pekerjaan itu, juga tentang berapa jumlah orangnyadan apa jenis kelaminnya, dan apakah orang itu termasuk orang pertama,kedua atau ketiga.

Dhamir yang terkandung di dalam kata hamalat adalah dhamir hiya, yang berarti satu orang wanita. Jadi kata hamalat lengkapnya bermakna: dia seorang wanita telah mengandung.

Sedangkan kata hu di belakang adalah maf'ul bihi.Maksudnya orang yang pada dirinya dilakukan suatu pekerjaan. Dia adalahorang yang dikandung di daam perut, bukan orang yang menyebabkankehamilan. Dan hu adalah dhamir dari seorang laki-laki yang jumlahnya satu orang.

Maka yang mengandung adalah seorang perempuan, yaitu Maryam.Sedangkan yang dikandung adalah seorang anak laki-laki, yaitu Nabi Isa 'alaihissalam.

Adapun siapa yang menghamilinya, tidak ada informasi apa pun dari tiga kata ini. Yang jelas kata hujelas-jelas tidakmenunjukkan siapa yang melakukan pekerjaan menghamili, karena kata hamalat artinya mengandung, bukan menghamili.

Sangat jauh perbedaan antara kedua kata itu. Mengandung dikerjakanoleh wanita, sedangkan menghamili adalah pekerjaan yang dilakukan olehlaki-laki.

Mengatakan bahwa Nabi Isa punya ayah dengan menggunakan kata fahamalathu adalah sebuah cara untuk memperlihatkan keawaman dan ketidak-mengertian diri atas bahasa arab. Sungguh kasihan...

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc


[ratu, 2007/11/06 16:10, ]
Assalamu'alaykum Wr.Wb ^_^

Akhirnya...photo2 ini bisa di upload juga, setelah nunggu editan dari Kru Bandung.
Photo2di bawah ini diambil ketika halal bi halal KSC sekaligus LaporanPertanggung jawaban di sebuah Rumah Makan di Depok beberapa waktu yanglalu...

Senengnya bisa kumpul bareng sama teman2 terutama krudari Bandung yang walaupun jauh2 tapi bersedia mampir ke Depok sambilbawa pasukan Peserta Prestatif Klab Santri Peduli dari Bandung..gakebayang deh hebohnya semasa perjalanan sama mereka...

Alhamdulillah,setelah kegiatan Ramadhan kemarin si Mujahidah telah memberikan laporanglobal ttg pelaksanaan kegiatan Gempita (Gerakan Membangun Kepedulianterhadap Dhuafa di Sekitar kita) dan Laporan dah diterima, oh iyamakasih banyak...Jazakallah Khoiron katsiiro atas bantuan dari Mpersdan para donatur yg sudah membantu terlaksananya acara ini sehinggadapat berjalansukses..Alhamdulillah...Alhamdulillah..Alhamdulillah...semogapengorbanan itu kan menjadi pundi-pundi amal sholeh bagi kita kelak...^_^ Amiin ya Robbal 'alamin.

Sebanarnya banyak banget photo2 siMujahidah pas pas Rapatn tapi entah kenapa yang di upload tim Bdg malahyg pas makan2nya (jadi menambah daftar panjang buat julukan dari BangRiki neh kalau si Mujahidah ternyata gembul dan hoby makan) ...Kayaknyadaku dikerjain Tim Bandung deh nih... ~_~

Last...sebelum pulangada kejadian tragis tapi memalukan, Sendal Carvil kuIlllaaanngggg...huhuhu...padahal baru sekali pakai.....akhirnya dariManajemen di PL menggantikan dengan sendal jepit warna Pink (ih..ganyambung banget ma Gamisnya...! but it's better lah..daripada nyeker?)hiks...

Depok, 18 Syawal 1428
H

Diposting di http://karitasurya.multiply.com/photos/album/34/
[ratu, 2007/11/06 15:55, ]
Hudzaifah.org - Pembicaraan mengenai karir belum banyakterungkap di kalangan aktivis dakwah. Buktinya? Tanyakanlah kepada 10orang yang anda kenal sebagai aktivis dakwah (sekolah ataupun kampus)mengenai apa yang akan mereka lakukan setelah menyelesaikan studinya?Lebih kongkrit lagi, apa sih pekerjaan yang akan mereka tekuni untukmendapatkan penghasilan? Saya yakin, paling tidak saya pernah bertanyakepada lebih dari 10 orang aktivis kampus, dari sepuluh orang itu yangbisa menjawab secara meyakinkan paling banyak hanya satu orang. Yah,satu orang!

Banyak hal yang bisa diungkapkan untuk menjelaskan fenomena ini. Satudiantaranya adalah, ketidakjelasan orientasi masa depan, terutama yangberkaitan dengan sumber penghasilan kita, ya karir itu. Padahal, kalaukita mengetahui peran dan fungsi karir dalam aktivitas sebagai da’i,optimalisasi dan efektivitas kita sebagai da’i akan sangat terbantubila kita memahaminya.

Perencanaan karir, sama halnya dengan perencanaan yang lain, akanmemberikan arah/orientasi terhadap apa yang akan kita lakukan di masadepan terkait dengan apa yang akan kita lakukan sebagai sumberpenghasilan kita. Perencanaan karir memungkinkan bagi kita untukmengambil langkah-langkah strategis dan taktis dalam aktivitaskeseharian kita, sehingga kita lebih terfokus untuk menuju hal yangmemang kita ingin lakukan, tidak hanya sekedar mengikuti arus dan trenyang berkembang saja.

Perencanaan karir akan membuat berusaha untuk mengelaborasi lebih jauhmengenai diri kita, terutama mengenai kelebihan-kelebihan kita, hal-halyang kita sukai dan nilai-nilai yang kita yakini dalam diri kita ataubahkan kekurangan diri dan hal-hal yang tidak bisa kita lakukan.

Sangat mungkin terjadi pada kita, bila tidak memiliki perencanaan kariryang matang, tidak akan pernah memiliki orientasi yang jelas terhadapapa yang akan menjadi sumber penghasilan kehiduoan kita. Pikiran,tenaga dan aktivitas kita pun tidak akan terfokus pada hal yangbenar-benar kita inginkan, melainkan lebih kepada apa yang sedangmenjadi tren.

Contoh sederhana misalnya, kalau sejak awal kita telah memutuskan untukberkarir dalam pengembangan penjualan/penerbitan buku dan majalah, kitatidak perlu sibuk membeli koran untuk mencari lowongan pekerjaan atautanya sana-sini mengenai pekerjaan ”apa saja yang penting kerja”. Kitaakan lebih produktif misalnya, mencari tahu kepada penerbit/toko bukuyang sukses dalam usahanya, bahkan mungkin kita perlu masuk dalambarisan toko buku itu untuk mengetahui core business strategicnya,sehingga di kemudian hari kita bisa lebih mengembangkannya lagi.

Bila sejak awal kita ingin mengembangkan karir dengan menjadipegawai/karyawan/staff di perusahaan, atau institusi lainnya, makapelatihan yang lebih bermanfaat untuk kita ikuti adalah bagaimanamenembus dunia kerja, menulis resume secara efektif, memenangkanwawancara atau menghadapi tes masuk calon karyawan, dibandingkan ikutpelatihan jurnalistik atau entrepreneurship.

Perencanaan karir membuat kita dapat melihat secara lebih jelas lagimengenai sumber penghasilan bagi kebutuhan hidup kita. Karir berbedadengan perkerjaan, karir bisa berupa pekerjaan tetapi pekerjaan belumtentu sebuah karir. Begini ceritanya, dalam kamus Poerwadarminta maknakarir sebenarnya adalah ”kemajuan dalam kehidupan; perkembangan dankemajuan dalam pekerjaan, jabatan, dan sebagainya”. Sementara pekerjaandimaknai sebagai ”kegiatan-kegiatan untuk mencari nafkah”. Jadi,”karir” adalah pekerjaan juga, tetapi bukan sembarang pekerjaan. Suatupekerjaan yang dilakukan untuk mencari nafkah disebut sebagai ”karir”hanya apabila ia memberikan peluang untuk maju dan berkembang. Kebayangbedanya? Misalnya, kalau pekerjaannya menjadi penjaga pintu tol? Ataupetugas administrasi? Resepsionis? Itu pekerjaan atau karir yah?

Kita tentunya tidak ingin hanya sekedar ”bekerja” saja dan mendapatpenghasilan, lebih dari itu disamping kita memiliki misi besar untukmengkondisikan lingkungan kita untuk terwarnai dengan nilai-nilaiIslam. Hal ini semakin mengharuskan kita untuk berpikir danmerencanakan tentang karir ketimbang sekedar bekerja. Kecuali jikamemang sejak awal, kita sudah memutuskan untuk ”yang penting kerja!” yasudah. Anda akan melewatkan begitu banyak kesenangan dan kenikmatandalm mengeksplorasi dan mengelaborasi diri dalam berbagai potensi yangAllah telah berikan kepada kita. Akhirnya, kita sulit untuk menjadikandiri kita sebagai penentu dalam pekerejaan kita, kita sulit mengarahkanapalagi mengembangkan apa yang kita lakukan, karena kita tidakmempunyai peta dari perjalanan karir kita, yang mungkin juga perjalananhidup kita.

Jadi, apa sih ”makhluk” perencanaan karir itu?
Perencanaan karir adalah sebuah aktivitas yang dilakukan secara terarahdan terfokus dengan berdasarkan pada potensi(minat/bakat/kemampuan/keyakinan/nilai-nilai) yang kita miliki untukmendapatkan sumber penghasilan yang memungkinkan kita untuk maju danberkembang baik secara kualitas (hidup) maupun kuantitas (gaji/jabatandan tanggung jawab yang kita dapatkan). Huuh.. nangkep khan?

Secara global perencanaan karir itu terdiri dari 8 langkah, yaitu:

  1. Mengembangkan rencana karir. Pikirkanlah mengenai apa yang akan kitalakukan dan langkah-langkah strategis apa yang dibutuhkan untukmelakukan hal-hal yang kita inginkan.
  2. Tinjaulah kemampuan serta minat yang kita miliki. Pikirkan secaraserius dan mendalam hal-hal yang kita sukai, mampu kita kerjakan denganbaik, kepribadian yang kita miliki serta nilai-nilai yang kita yakinikebenarannya.
  3. Cobalah mencari tahu jenis-jenis karir/pekerjaan yang mendekatidengan diri kita, ya itu tadi, kemampuan serta minat yang kita miliki,latar belakang pendidikan kita, gaji yang kita harapkan, kondisi kerjayang kita inginkan serta hal-hal lain yang akan memberikan kejelasanarah dan fokus karir/pekerjaan kita.
  4. Selanjutnya, bandingkanlah keterampilan dan minat yang kita milikidengan jenis karir/pekerjaan yang telah kita pilih. Jadi,karir/pekerjaan yang paling sesuai dan dekat dengan diri kita sangatmungkin menjadi karir/pekerjaan bagi kita.
  5. Kembangkanlah tujuan karir/ pekerjaan yang kita pilih. Hal ini akanmenjadi panduan yang sangat penting bagi kita untuk menyusunlangkah-langkah taktis selanjutnya.
  6. Ikutilah pendidikan atau pelatihan yang mendekatkan kita dengan tujuan karir/perkerjaan yang telah kita buat.
  7. Hal penting yang tidak boleh dilewatkan adalah masalah keuangan.Kita mungkin akan berpikir mengenai sumber-sumber dan besarnya uangyang kita butuhkan untuk mewujudkan karir kita.
  8. Cobalah minta nasehat dari beberapa
sumber yang anda yakini dapatmembantu anda memberikan penjelasan dan arahan megenai karir/pekerjaanpilihan anda.

Gimana, kebayang kan perjalanan perencanaan karir kita? So...? Kalaukita yakin bahwa perencanaan karir kita ini lebih banyak manfaatnyadaripada mudharatnya, do it now! Memang, orang yang memilikiperencanaan karir belum dapat dipastikan akan memperoleh apa yang diainginkan, tapi sudah dapat dipastikan bahwa orang yang tidak memilikiperencanaan karir tidak akan mendapatkan apa-apa. []



Oleh : Didit Rahardi, S.Psi.
Lembaga Pengembangan SDM Insanika
Sumber : Majalah Al Izzah
[ratu, 2007/11/02 16:15, ]
Nabi Sulaiman alaihissalam mempunyai kemampuan terbang yang
kecepatannya diterangkan dalam Al Qur'an surat Saba' (34:12):

Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman,yang perjalanannya di waktu
pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore
sama dengan perjalanan sebulan (pula)[1235] dan Kami alirkan cairan
tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di
hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa
yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan
kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.


Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik
menurut ke mana saja yang dikehendakinya. QS Shaad (38:36)


Berdasar petunjuk Al Qur'an tersebut dapat dihitung kecepatan terbang
Nabi Sulaiman. Bila pada catatan kaki terjemahan Al Qur'an oleh Depag
RI bahwa kecepatan yang ditempuh Nabi Sulaiman dari pagi sampai sore
hari sama dengan yang ditempuh onta yang cepat dengan perjalanan 2
bulan. Penjelasan tersebut berdasar asumsi bahwa di Palestina (tempat
kerajaan Nabi Sulaiman) pada waktu itu perjalanan menggunakan onta.

Apabila menggunakan kecepatan onta sebagai acuan maka dapat diketahui
bahwa kecepatan onta balap bisa mencapai 40 MPH (64,37 km/jam), bila
kecepatan ini yang digunakan untuk perhitungan tidak tepat karena
untuk perjalanan jauh onta hanya mampu menempuh jarak 48 km/hari
bahkan dengan karavan hanya mampu menempuh jarak 25 MPH/hari.

Berdasar petunjuk dalam Al Qur'an, pada waktu itu Nabi Sulaiman senang
memelihara kuda dan lebih banyak menggunakan kuda, seperti dalam Al
Qur'an Surat Shaad (38:30-33):

30. Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, dia adalah sebaik- baik
hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya),

31. (ingatlah) ketika dipertunjukkan kepadanya kuda-kuda yang tenang
di waktu berhenti dan cepat waktu berlari pada waktu sore,

32. maka ia berkata: "Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap
barang yang baik (kuda) sehingga aku lalai mengingat Tuhanku sampai
kuda itu hilang dari pandangan."

33. "Bawalah kuda-kuda itu kembali kepadaku." Lalu ia potong kaki dan
leher kuda itu.


Dengan demikian untuk menghitung jarak perjalanan darat selama 2 bulan
lebih sesuai berdasarkan kecepatan kuda. Rata-rata kecepatan kuda
berlari sedang untuk perjalanan jauh yaitu 40 MPH (64,37 km/jam).

Seperti disebutkan pada QS Shaad ayat 31 di atas, bahwa kuda mampu
berlari dalam perjalanan sejak pagi sampai sore dan lebih cepat pada
sore hari. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dalam menempuh
perjalanan, kuda kadang berjalan kadang berlari. Untuk memperoleh
perkiraan dapat dirata-rata antara kuda berjalan dengan kuda berlari
sedang. Dari data yang ada kecepatan kuda berjalan yaitu 4 MPH.
Dengan demikian kecepatan rata-rata kuda untuk perjalanan yaitu:

(4 + 40)/2 = 22 MPH atau 35,4 km/jam.

Apabila dalam sehari perjalanan sejak pagi sampai sore adalah 12 jam
maka jarak yang ditempuh selama satu hari dengan kuda yaitu:

12 X 22 MPH = 264 Mile/day atau 424,87 km/hari

Jarak yang ditempuh selama 2 bulan atau 60 hari dapat dihitung:

264 X 60 = 15.840 Mile atau 25.492 km

Bila waktu dihitung sejak pagi sampai sore adalah 12 jam maka
kecepatan terbang Nabi Sulaiman yaitu jarak yang ditempuh kuda selama
2 bulan dibagi dengan waktu tempuh Nabi Sulaiman terbang sejak pagi
sampai sore:

25.492/12 = 2.124,33 km/jam

Kecepatan tersebut hampir sama dengan 2 kali kecepatan suara, sebagai
perbandingan pesawat jet mampu terbang 3.000 km/jam atau 3 kali
kecepatan suara. Sungguh luar biasa karunia Allah yang diberikan
kepada Nabi Sulaiman. Apakah mungkin pada jaman itu sudah ada eknologi
untuk terbang dengan kecepatan itu? Sangat mungkin dan ada yang lebih
cepat lagi yaitu dari negeri Saba' ke Palestina degan jarak 2.000 km
dapat dipindahkan singgana ratu Bilqis dalam waktu hitungan
sepersekian detik (sebelum mata berkedip). Baca tulisan: Teknologi
Teleportasi di Jaman Nabi Sulaiman.

Tentu kita akan bertanya, dengan apa Nabi Sulaiman terbang? Berdasar
hasil perhitungan tersebut dapat diduga bahwa ada suatu wahana yang
diciptakan oleh anak buah Nabi Sulaiman yang terdiri dari jin dan
syetan. Wahana tersebut bisa saja berupa pesawat terbang canggih
karena pada jaman itu teknologi sudah sangat maju. Disebutkan dalam Al
Qur'an Al Anbiyaa' (21: 81-82):

81. Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat
kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang
kami telah memberkatinya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala
sesuatu.

82. Dan Kami telah tundukkan (pula kepada Sulaiman) segolongan syaitan-
syaitan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mengerjakan
pekerjaan selain daripada itu, dan adalah Kami memelihara mereka itu.

Juga pada ayat lain dijelaskan:

Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari
gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang
(besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas
tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah).
Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang berterima kasih. QS
Saba' (34:13)

Apabila ada pertanyaan: Semaju apa jaman Nabi Sulaiman itu? Kebesaran
dan kemajuan jaman Nabi Sulaiman tidak akan dapat disamai oleh
generasi berikutnya. Seperti dalam doa Nabi Sulaian seperti yang
tercantum pada Al Qur'an Surat Shaad (38:35):

Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku
kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku,
sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi."

Semoga semakin menambah keimanan kita kepada Allah SWT.

Maha benar Allah dengan segala FirmanNya.


Sragen, 8 Syawal 1428 H

L. Farid
Http://elfarid.multiply.com/


Catatan kaki:

[1235]. Maksudnya bila Sulaiman mengadakan perjalanan dari pagi sampai
tengah hari maka jarak yang ditempuhnya sama dengan jarak perjalanan
unta yang cepat dalam sebulan. Begitu pula bila ia mengadakan
perjalanan dari tengah hari sampai sore, maka kecepatannya sama dengan
perjalanan sebulan.

NB;
Apabila ada kekeliruan dan keslahan karena keterbatasan ilmu dan
pemahaman penulis. Sangat diharapkan masukan dari siapa saja yang
lebih menguasai ilmu tafsir Al Qur'an.

Referensi:

1.Al Qur'an Digital ver 2.1 , http://www.alquran-digital.com
2.Horse speed in MPH - How fast is your horse going?,
http://www.ultimatehorsesite.com/info/horsespeedmph.htm
[ratu, 2007/11/02 14:02, ]
Bismillahirrohmanirrohiim

Rasulullah SAW bersabda: “Tidak boleh dengki dan iri hati kecuali dalam dua hal; yaitu iri hati terhadap orang yang dikaruniai harta dan dia selalu menginfakkannya pada malam dan siang hari. (juga iri) kepada orang yang diberi kepandaian membaca Al-Qur’an, dan dia membacanya setiap malam dan siang.”(HR. Bukhari dan Muslim).

Benerdeh ! hari ini hatiku diliputi rasa iri yang amat sangat! tapi mudah2antidak berubah menjadi kedengkian yang bisa menyebabkan permusuhan danperpecahan...Na'uzubillah...berawal dari chatting dengan beberapa kawanhari ini (walaupun ditengah kesibukan aku dan mereka, alhamdulillahmasing2 masih diberi keluangan waktu untuk sekedar bersilaturahmialakadarnya via Chatting), selama masa percakapan dengan kawan-kawankuitu, hatiku sempat diliputi rasa iri terhadap kepintaran dankeberhasilan mereka, gimana ga ngiri...kalau mereka diberikankesempatan lebih oleh Allah lantas mereka mempergunakannya di jalankebaikan??? Mau tahu yang bikin Mujahidah iri? simak aja cerita dibawahini...

Ngiri 1 (Iri sama Teman yang mau berangkatin ortunya pergi haji)

Bermuladari Judul di YMnya "waktunya tinggal 4 bulan lagi...Ya Allah..berilahkekuatan dan kemudahan pada hambaMu ini"... rasa penasaran yang amatsangat membaca judul 'Status massage' di YMnya membuat hatikutergelitik untuk menggodanya...hm...kira2 apa yg akan terjadi sama diayah 4 bulan mendatang...? tanyaku dalam hati...menikahkah ia??wisudakah ia?? atau...ah..segera kusapa

aku : assalamu'alaykum
dia : Wa'alaykumussalam
aku : hei...apa kabar?
dia : Baik, alhamdulillah, kamu?
aku : baik juga...
aku : eh..itu yg 4 bulan lagi apaan sih?? mau Nikah yaaa? :D
dia : heheheh
aku : tuh kan...pasti mau nikah...
dia : bukan...itu sih ga jadi target ku sekarang..
aku : loh...terus apaan donk itu yg 4 bulan lagi?
dia : Insya Allah aku mau berangkatin ortuku naik haji
aku : Subhanallah...congrats ya...Semoga jadi Haji Mabrur...Amiin..
dia : Amiin...
aku : wah..kamu bisa Birrul Walidayn sampe segitunya... aku jadi iri deh...
dia : Alhamdulillah ada kelebihan Rizki
aku : eh...emang yg mau berangkat 2-2nya?
dia : insya Allah..iya...
aku : emang kira2 ongkosnya berapa?
dia : yah aku sih nyiapin 60 buat mereka
aku : Juta???
dia : YUp!
aku : Subhanallah.....Semoga Allah menggantinya dengan yang berlipat ganda
dia : soalnya kalo daftar tahun depan pasti ONH nya naik lagi deh...
aku :........

Tuh...sobat...gimanaaku ga ngiri sama dia......dia diberi kelebihan rizki oleh Allah lantasdia pergunakan untuk memberangkatkan kedua ortunya naik haji, sahabatkuini memang betul2 bisa melakukan Birul Walidayn terhadaportunya..sementara aku baru bisa birrul walidayn dengan apa yang akumampu...*kapan yah aku bisa berangkatin ortuku naik haji?*

Ngiri 2 (Ngiri sama Adik yang gape bahasa Arab dan hafal ayat2 Qur'an)

Nih lagi satu hal yang bikin aku iriiiiiiiii dan merasa maluuuu luar biasa sama adikku yang satu ni...ya semenjak Hafiz tinggal dan belajar di Pondok, kemampuan danpemahaman terhadap Dinul Islam jauh melampaui ku yang usianya berada diatasnya. Ketika aku masih mengeja A-Ba-Ta dia sudah melesat jauhmelewatiku dengan mengkhatamkan Qur'annya, ketika aku baru sajamengkhatamkan Qur'an ku dia sudah melesat jauh menghafal beberapa ayatdarinya...dan aku sangat iri dibuatnya, ketika aku berusaha setengahhidup untuk berjuang
menghafal beberapa ayat-ayat Qur'an yang pendek,dia sudah melesat melengkapi keterampilan berbahasaarabnya...Ah...betapa usia bukanlah ukuran kedewasaan ilmuseseorang...dari adikku aku belajar lebih banyak betapa menuntut ilmuitu penting dari mulai buaian sampai liang lahat...
Cuma satu pintaku sama dia ketika nanti mau pulang pas bulan Ramadhan
"Fiz...Pokoknya kamu harus Training kakak mahir Bahasa Arab dalam waktu 1 bulan!" hehehe...Nekat Bo!


Suatu Sore Jelang Ramadhan H-16

Mardhotillah, Perempatan Rancho 15 Sya'ban 1428 H
[ratu, 2007/11/02 13:50, ]
Assalamu'alaykum wr.wb

Kaifa haal temans?
Semoga kalian semua baik aja...sore ini saya berkesempatan sambil iseng-iseng juga ngobrol dengan Om sayavia YM atau lebih tepatnya sih dibilang sharing, tema yang diobrolincukup beragam dan tentunya yang lagi 'in donk...simak aja deh obrolanyang satu ini....

Dian Ardiansyah: ass.wr.wb.
Dian Ardiansyah: ding dong....
Dian Ardiansyah: ada gak yak si mujahidah?

Ratu Karitasurya: Wa'alayakumussalam wr.wb
Ratu Karitasurya: dong...ada dong...
Ratu Karitasurya: pa kabarnya Om?

Dian Ardiansyah: alhamdulilah baek..
Dian Ardiansyah: ratu gimana jg kabarnya?

Ratu Karitasurya: alhamdulillah sehat...
Ratu Karitasurya: tahun ini mau Qurban ga Om?

Dian Ardiansyah: pengennya sih iya rat...

Ratu Karitasurya: hm....
Ratu Karitasurya: :-)

Dian Ardiansyah: mudah"an ada rejekinya ajah nanti pd waktunya

Ratu Karitasurya: Amiin

Dian Ardiansyah: ratu gimana?

Ratu Karitasurya: Kalo rat korban perasaan neh..
Ratu Karitasurya: ;))

Dian Ardiansyah: ?

Ratu Karitasurya: tahun ini korban perasaan
Ratu Karitasurya: ;))

Dian Ardiansyah: kok bisa?

Ratu Karitasurya: ya bisa lah...seperti om yg saat ini ngantor di Laut..kok bisa?

Dian Ardiansyah: huehehehehehe...
Dian Ardiansyah: anak pinter....

Ratu Karitasurya: siapa dulu donk yg ngajarin
Ratu Karitasurya: :D

Dian Ardiansyah: tapi kok ada yg aneh....rat...

Ratu Karitasurya: apa tuhhhh?

Dian Ardiansyah: katanya korban perasan..
Dian Ardiansyah: tapi kok emoticonnya ketawa..

Ratu Karitasurya: hm...terus?

Dian Ardiansyah: gimana tukh...
Dian Ardiansyah: ?

Ratu Karitasurya: yee...

Dian Ardiansyah: :D

Ratu Karitasurya: emangnya korban perasaan harus nangis meraung2 segala..?
Ratu Karitasurya: kalo perasaannya adalah perasaan bahagia gmn?

Dian Ardiansyah: enggak juga sih
Dian Ardiansyah: huehehehehe..
Dian Ardiansyah: nice....
Dian Ardiansyah: nice reason..

Ratu Karitasurya: Yah...kalau syar'i insya Allah alasannya diterima ;))
Ratu Karitasurya: skrg banyak aliran2 sesat ya Om
Ratu Karitasurya: miris jg liat hal itu di TV2
Ratu Karitasurya: menurut om?

Dian Ardiansyah: hmm...
Dian Ardiansyah: sy agak kurang ngikutin berita nih...
Dian Ardiansyah: gimana tukh rat.
Dian Ardiansyah: cerita dong.
Dian Ardiansyah: biar om mu in jd gak kuper lg
Dian Ardiansyah: :-)

Ratu Karitasurya: oh iya....aku lupa......
Ratu Karitasurya: Om kan lagi ditengah laut yaak...

Dian Ardiansyah: :p

Ratu Karitasurya: :p
Ratu Karitasurya: yah yg rat terima dr media cetak dan elektronik sih beragam Om
Ratu Karitasurya: tapi sih...
Ratu Karitasurya: ga jauh beda modusnya
Ratu Karitasurya: lagi2 Politik Belah Bambu...

Dian Ardiansyah: he eh

Ratu Karitasurya: :-)

Dian Ardiansyah: gimana tuh?

Ratu Karitasurya: kalau rat sendiri mencium ada suatu rekayasa dibalik aliran2 sesat yg saat ini berkeliaran di Indo...
Ratu Karitasurya: biasa...
Ratu Karitasurya: untuk mencari celah dan cara melumpuhkan kekuatan Umat islam

Dian Ardiansyah: hmm...
Dian Ardiansyah: contohnya saat ini apa rat?

Ratu Karitasurya: bisa jadi sih sekaligus pengalih perhatian

Dian Ardiansyah: oh ya?

Ratu Karitasurya: yups...
Ratu Karitasurya: coba deh ntar pasti energi kita dikuras untuk membahas hal2 kayak gini
Ratu Karitasurya: bukannya meremehkan
Ratu Karitasurya: sih..

Dian Ardiansyah: :D

Ratu Karitasurya: tapi... yg kaya gini sih udah jadi rekayasa asing tuh
Ratu Karitasurya: liat aja Irak di obrak abrik dgn teori devide et impera
Ratu Karitasurya: Sunni dibilang sesat
Ratu Karitasurya: akibatnya orang Sunni menyangka itu dari kaum Syi'ah
Ratu Karitasurya: dan sebaliknya
Ratu Karitasurya: akhirnya yg terjadi sekarang apa?
Ratu Karitasurya: malah bertikai yg ada kan? dan lagi2
Ratu Karitasurya: kekuatan asing bercokol di sana...
Ratu Karitasurya: makanya Umat Islam di Indonesia diobok2
Ratu Karitasurya: dari skenario ky gini
Ratu Karitasurya: krn kan mereka liat karakter kita
Ratu Karitasurya: dulu..
Ratu Karitasurya: umat Islam Indonesia tuh paling toleran
Ratu Karitasurya: coba deh beda hari raya, meskipun ribut tapi masih bisa jalan kan?
Ratu Karitasurya: walaupun itu jg ga bisa dibenarkan jg sih..

Dian Ardiansyah: emang kasus di indonesia saat ini apa gitu rat?

Ratu Karitasurya: yah beragam lah Om
Ratu Karitasurya: emangnya om sendiri ga mencermati ya hegemonitas Umat Islam yg terjadi di Indonesia
Ratu Karitasurya: yg paling banyak tumbuh subur harokah2 Islamiyyah ya di Indonesia ini...
Ratu Karitasurya: coba deh
Ratu Karitasurya: mulai dari yg tradisional sekali

Dian Ardiansyah: please give me a clue?

Ratu Karitasurya: sampe dengan yg tingkat moderat
Ratu Karitasurya: banyak lah om contohnya dan cluenya
Ratu Karitasurya: coba aja diperbandingkan sama negara2 tetangga kita
Ratu Karitasurya: kayak malaysia atau Brunei
Ratu Karitasurya: pertumbuhan harokah Islamiyyah disana ga sebagus dan sesubur di Indo
Ratu Karitasurya: soalnya..
Ratu Karitasurya: lagi2 kalo bicara masalah karakter nih...
Ratu Karitasurya: kita tuh suka ama yg gemerlap dan ngejreng
Ratu Karitasurya: :D
Ratu Karitasurya: Ratu dan Om termasuk jg ga yah?
Ratu Karitasurya: kan kita orang Indo...

Dian Ardiansyah: om mah gak nge jreng kok
Dian Ardiansyah: undercover
Dian Ardiansyah: hehehe

Ratu Karitasurya: hehehe
Ratu Karitasurya: sstt....
Ratu Karitasurya: diem2 aja ah..
Ratu Karitasurya: lanjut ya...

Dian Ardiansyah: he eh
Dian Ardiansyah: sok atuh

Ratu Karitasurya: nah citra yg kaya gini ini...yg bikin tumbuh subur gerakan2 islam di Indo
Ratu Karitasurya: akhirnya mulailah terjadi eksodus besar2an Harokah islamiyyah ke Indonesia
Ratu Karitasurya: sebagian besar harokah hijrah ke Indo dgn melihat perkembangan yg signifikan tadi
Ratu Karitasurya: pdhl di negara mereka masing2
Ratu Karitasurya: belum tentu berhasil menggaungkan syiarnya disana
Ratu Karitasurya: pdhl kan Allah udah menginstruksikan...
Ratu Karitasurya: Berada dibawah satu kepemimpinan itu lebih baik....
Ratu Karitasurya: jadi inget ma Atsarnya Ali bin Abi Thalib r.a
RatuKaritasurya: juga deh...beliau bilang "bahwa kejahatan yg terorganisirakan dpt mengalahkan kebaikan yg tidak terorganisir dgn baik"
Ratu Karitasurya: ckckck...kasian...yah...

Dian Ardiansyah: :-)
Dian Ardiansyah: simpulan yg hebat...

Ratu Karitasurya: yah itu sih baru asumsi Om

Dian Ardiansyah: kok ratu kepikir nyampe situ sih?

Ratu Karitasurya: perlu diuji lagi ke-valid-an datanya di lapangan
Ratu Karitasurya: ga tau neh..ratu sendiri jg heran...
Ratu Karitasurya: tiba2 aja kepikiran kesitu...ga ke Laut...
Ratu Karitasurya: ;p

Dian Ardiansyah: ;p

Ratu Karitasurya: bukan sih om...
Ratu Karitasurya: selama ini rat coba Iqra aja dulu
Ratu Karitasurya: kalau mau dikaitkan..

Dian Ardiansyah: yupe

Ratu Karitasurya: dgn aliran2 sesat yg beredar saat ini
Ratu Karitasurya: jadi timbul suatu pertanyaan...
RatuKaritasurya: "Sebenarnya sudah tidak ada lg Rasul setelah Muhammad SAW,tapi knp masih ada org yg ngeyel menganggap dirinya Nabi dan msh adaaja org yg percaya klo dia itu Nabi?"
Ratu Karitasurya: nah dari situ rat berpikir
Ratu Karitasurya: kalau kita ga punya Aqidah yg kuat
Ratu Karitasurya: akan sangat mudah terombang-ambing di hempas badai pemikiran yg sesat

Dian Ardiansyah: yupe setuju..

Ratu Karitasurya: nah itu dia...
Ratu Karitasurya: makanya rat jg heran..
Ratu Karitasurya: udah aja Islam
Ratu Karitasurya: ga usah pake labelisasi Islam apa...gitu...
Ratu Karitasurya: kok ya kita jadi mengkotak2an diri sendiri sih...
Ratu Karitasurya: ada yg bilang Islam NU lah, Muhammadiyyah lah, Islam moderat lah.. atau apalah...

Dian Ardiansyah: :D
Dian Ardiansyah: jgn tll es mos si yak...

Ratu Karitasurya: :D
Ratu Karitasurya: Masa dingin2 kaya gini Es Mosi sih om...
Ratu Karitasurya: Mendingan Es mambo kali..
Ratu Karitasurya: abisan gregetan aja gt om..
Ratu Karitasurya: ga tau yah hrs greget pada apa dan siapa....
Ratu Karitasurya: nah itu dia yg rat maksud tahun ini Rat korban perasaan...

Dian Ardiansyah: hehehehe...
Dian Ardiansyah: hmmm greget yak....
Dian Ardiansyah: makanya jadiin tahun ini nikah...
Dian Ardiansyah: huallahhhhh...

Ratu Karitasurya: :P

Dian Ardiansyah: apa hubungannya ayohh....

Ratu Karitasurya: bisa2 kalo nikah tahun ini jg bisa tambah esmosi dan gregetnya lagi om...

Dian Ardiansyah: heehhh
Dian Ardiansyah: :D:D:D

Ratu Karitasurya: ah si Om mah aya2 waelah...

Dian Ardiansyah: hihihi
Dian Ardiansyah: abis td waktu saya online..
Dian Ardiansyah: liat gambar ratu
Dian Ardiansyah: gambarnya cincin
Dian Ardiansyah: jadi ya udah penasaran pengen nanya..
Dian Ardiansyah: :D

Ratu Karitasurya: ohhh begitu asbabun Nuzulnya yak...?
Ratu Karitasurya: ckckckck...ternyata...
Ratu Karitasurya: tapi do'ain aja deh Om
Ratu Karitasurya: kali aja dikit lagi neh...

Dian Ardiansyah: amiin..

Ratu Karitasurya: :D

Dian Ardiansyah: insyaAllah.. rat..

Ratu Karitasurya: Amiin.
Ratu Karitasurya: tapi kira2 kalau dikaitkan dgn masalah Aliran...enakan Aliran Monogami apa Poligami ya Om?

Dian Ardiansyah: huahahahahaha.....
Dian Ardiansyah: kok masih nanya sih...
Dian Ardiansyah: tinggal yakinnya aja yg mana rat..
Dian Ardiansyah: semua titik itu pasti ada nilai kebaikannya kok..
Dian Ardiansyah: :)))))

Ratu Karitasurya: yah..tapi repot juga itu om kalo ga ada Standarisasinya...
Ratu Karitasurya: klo menuruti keyakinan mah..nanti yg ada malah timbul persepsi keyakinan milik sendiri..
Ratu Karitasurya::D
RatuKaritasurya: yg merasa cemburu lebih berkeyakinan untuk memilih aliranmonogami...hmm..kayaknya pengikutnya sih kebanyakan kaum hawa deh...

Dian Ardiansyah: termasuk ratu..?
Dian Ardiansyah: ;))

RatuKaritasurya: Sementara di lain pihak ada jg yg berkeyakinan bahwaaliran poligami itu lebih baik...pastinya sih ini dari laki2
Ratu Karitasurya: Ratu masuk yg mana? liat aja nanti..!
Ratu Karitasurya: yg pastinya..
Ratu Karitasurya: gimana mau Poligami...wong Monogami aja belum kok

Dian Ardiansyah: hahahahaha

Ratu Karitasurya: lagian mau ngizinin suami nikah lagi...suami siapa yg rat izinin nikah lagi? suami orang...?
Ratu Karitasurya: :D
Ratu Karitasurya: Wong rat aja belum punya suami kok yah ngizinin suami orang nikah lagi...
Ratu Karitasurya: :))

Dian Ardiansyah: :=))

Ratu Karitasurya: :=))
[ratu, 2007/11/02 13:44, ]
Al Quran, Dimanakah Kau Berada Kini?
oleh : Majazaah

Hariini sebagian besar umat Islam masih belum memfungsikan Al quransebagaimana mestinya. Hampir setiap tahun dilombakan keindahan suaradalam membaca Al quran pada setiap acara perlombaan MTQ. Dan setiapkali acara pelantikan pegawai negeri, selalu diletakkan Al quran diataskepala mereka untuk diambil sumpahnya. Hanya sampai sebatas itu sajakah fungsi Al quran sebagai kitab yang menyempurnakan kitab-kitabsebelumnya?

Al quran merupakan kitab terakhir yang diturunkankepada Rasulullah SAW sebagai rasul terakhir, sebagai petunjuk yangakan membawa manusia kepada keselamatan dunia akhirat sampai akhirzaman. Namun demikian, masih banyak juga yang mempertanyakan bahkanmenolak ketika aturan Allah hendak di jadikan hukum positif di Negaraini. Tidak sedikit yang mengatakan bahwa hukum Islam sudah sangatketinggalan zaman, dan tidak mungkin mampu menyelesaikan masalah yangteramat sangat kompleks di zaman yang sudah terlampau modern ini, yangsangat jauh berbeda keadaannya dengan keadaan pada saat Al quranditurunkan. Kurang lebih seperti itulah opini yang sekarang berkembangdi masyarakat.

Jika kita cermati lebih dalam, sebetulnya secarasubstansi, kejahatan yang terjadi di masa ini sama dengan yang terjadidi masa-masa yang telah lalu, seperti pencurian, pembunuhan, perzinaan,dan khamr, hanya bentuk dan caranya saja yang mungkin berbeda-beda.Artinya dari tahun ke tahun, abad ke abad, masa ke masa, secarasubstansial kejahatan itu akan tetap sama…. dan Allah yang telahmenciptakan segala sesuatu termasuk manusia dan aturannya, telahmengetahui hal itu. Oleh karenanya, Allah telah menetapkan bahwa Alquran sebagai petunjuk dan aturan yang akan berlaku sepanjang masasampai akhir zaman, karena tidak ada yang dapat merubah sunatullah atauketetapan Allah. Dan adalah suatu kepastian, jika aturan Allah yangdigunakan untuk mengatur negeri ini, maka semua tindak kriminal pastiakan dapat diminimalisasi.

Perumpamaan keadaan kita pada hariini bagaikan seorang yang tersesat didalam gua yang gelap gulita denganberbekal lentera dan korek api. Namun, orang tersebut belum mampumemfungsikan lentera dan korek api yang dimilikinya, sehingga iaberjalan terseok-seok didalam gua tersebut, dan tidak jarang masuk kedalam kubangan yang ada didalamnya, sedangkan sumber cahaya yangdimilikinya hanya sebagai hiasan yang dibawanya sepanjang jalan yanggelap gulita.

Analogi diatas mencerminkan keadaan umat Islamhari ini, yang memiliki lentera dan korek api, yaitu Al quran danAssunnah yang mampu menjadi penerang jalan hidup ini, namun baru kitagunakan sebagai hiasan saja, dan belum kita fungsikan sebagai petunjuk,yang mampu membawa umat ini menuju keselamatan dan kejayaan Islam.

Wallahu alam bishowab,

“Kebenaran itu datangnya dari Allah, maka janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu ”.
[ratu, 2007/11/02 12:47, ]
TIPS SINGKAT MEMILIH SUAMI

  1. Jangan berpikir siapa yang pantas jadi suamiku tapi berpikirlah siapa yang siap membimbing, menjadi guru, dan teladan aku serta anak-anakku
  2. Ketika ia melamar jangan berpikir dia pasti butuh aku tapi Semoga Allah menunjukkan pasangan yang tebaik buatku
  3. Ketika melakukan walimatul urs jangan berpikir inilah hari terbahagia saya tapi pikirlah inilah awal aku membagi hidupku bukan hanya untuk melayani diriku
  4. Ketika kita melalui malam pertama jangan pernah berpikir dunia ini milik kita berdua tapi pikirkanlah semoga Allah menganggap aku layak untuk mendidik generasi Robbani
  5. Ketika kita menemui suami kita dalam keadaan marah jangan berpikir aku menyesal menikahimu tapi katakanlah inilah saatnya aku menunjukkan bahwa aku adalah penenang hatimu
  6. Ketika kita menemui suami kita tersenyum jangan berpikir dia pasti ada mau tapi pikirkanlah dia telah menghargaiku


TIPS SINGKAT MEMILIH ISTRI


  1. Jika kita hendak menikah maka janganlah berpikir untuk siapa yang pantas menjadi istri saya tapi berpikirlah siapa wanita yang paling pantas untuk mendidik anakku, dan membangun peradaban manusia bersamaku
  2. Ketika kita melamar jangan berpikir saya pasti mendapatkannya tapi katakanlah Allah akan memutuskan dialah pasangan hidupku didunia dan surga atau bukan
  3. Ketika melakukan walimatul urs jangan berpikir inilah hari terbahagia saya tapi pikirlah inilah awal aku menyempurnakan setengah agamaku yang lain
  4. Ketika kita melalui malam pertama jangan pernah berpikir dunia ini milik kita berdua tapi pikirkanlah dunia ini akan memiliki calon pahlawan baru
  5. Ketika kita menemui istri kita dalam keadaan marah jangan berpikir aku menyesal menikahimu tapi katakanlah inilah saatnya aku menunjukkan bahwa aku benar-benar belahan jiwamu
  6. Ketika kita menemui istri kita tersenyum jangan berpikir dia pasti akan minta sesuatu tapi pikirkanlah dia sedang memotifasiku

*1