Perkenalkan nama saya FRanz dunni, tempat tinggal saya di pinggiran kota yang padat sesak dan selalu sumpek dengan aneka masyarakatnya. Sudah hampir menginjak tahun ke-… di kampoeng blog ini. Rindu untuk selalu menulis disini ! ! kawan-kawan lama ataupun kawan baru cukup menghibur saya walau hanya Cuma mampir, mampir juga mangkir dan sedikit menulis kata-kata pada kotak lalu sending/terkirim, maka yang ada saya cukup juga membalasnya dengan hati yang gembira serta kangen yang berlebihan pada kotak comment. Ada sih yang cuman iseng senyum-senyum doang di depan layar computer atau laptop mini sama blackberrynya ngebaca blog saya, nyengir juga kadang-kadang ngga Di LARANG! Apalagi, yang punya kebiasaan sms atau nelponin ke hape saya (hape yang ngga ada pulsanya tuh…hehehe…) Mungkin ia lagi bahagia seperti saya, yang setiap hari ngga punya uang namun menjalani hidup apa adanya. Tak ada yang spesial di blog ini, setiap tulisan-pun hanya sebuah kisah mengenai hidup anak anak manusia sehari-hari. Manusia adalah manusia boleh sosial, boleh individual, boleh radikal positif, atau boleh multikultural sampai manusia etnik-pun (telanjang bulat bukan lah porno, sebab saya ngga pernah tahu apa itu porno---manusia pertama memang sudah telanjang, oleh karena buah pengetahuan baik dan buruk maka manusia mengetahui mengenai dirinya yang bertelanjang di hadapan penciptaNYA). Saya bangga dengan apa yang saya miliki sekarang ini, walau terkadang ada kesedihan dalam hati. Mengenai usia saya,… bolehlah di tebak? Tepatnya, lebih tepat, selebih-lebihnya atau sekurang-kurangnya saya ngga pernah menghitung berapa usia saya untuk saat ini. Bagi saya usia adalah tanpa batas (unlimited). Hanya ruang jiwa yang membedakan manusia di mana berada lebih tepatnya. Saya terlahir dari buah keluarga yang simply famili namun penuh dengan perjuangan dan cita-cita. Jatuh bangun dalam hidup, bangun jatuh kemudian bangun lagi bertumbuh bersama waktu. Perjalanan di mulai dari saya dalam kandungan seorang perempuan yang tidak saya kenal sama sekali, menangis serta tertawa bersamanya hingga saya bisa selalu menulis di blog ini. Bapa saya selalu mengembara kemana angin membawanya, suatu kali angin tersangkut pada dahan yang penuh dengan buah kasih maka bapa memandangi penuh keindahan di benaknya. Itulah sebabnya mengapa bapa menyukai perempuan yang tersangkut di dahan-dahan yang penuh dengan buah kasih. Dan selama dia hidup, bapa saya belum pernah menulis di blog seperti yang saya lakukan sekarang ini. Suatu hari bapa pernah cerita ke saya bahwa dia pernah menuliskan tentang sesuatu di dalam otaknya. Kemudian disimpannya dengan rapi, ia selalu berpesan untuk semua anak-anaknya agar supaya menuliskan tentang kehidupan. Kami berdua berbicara dengan bahasa masing-masing. Bapa bercerita dan saya terus menulis di blog mengenai beberapa hal yang pernah saya ketahui dan saya dengarkan dari kehidupan. Inilah saya, belum lama untuk selalu menulis cerita kehidupan. Selebihnya, saya memiliki ritus dengan warna hidup saya, yaitu hitamputih. Bolehkah saya sekarang menulis lagi?
Terima kasih atas segala perhatian dan Cinta Kasihnya kawan-kawan untuk selalu membaca blog saya ini. Semoga sang khalik memberkati kita semua. Janganlah takut untuk sebuah kegagalan. Kegagalan adalah biang sepenggal sukses di hari depan. Mari kita bangun sebuah kampoeng blog yang penuh warna. Saya melihat wajahmu saat ini berseri-seri di depan komputer, biarlah wajah itu kamu bawa ke dunia luar dan manusia-manusia lain melihatnya. Everything is Okey…
Sampai jumpa lagi di lain waktu… selamat mencoba kawan, hitamputih;2008th
= = Cobalah membaca dengan segala keingin-tahuan, dan berilah ruang untuk berfikir dengan bening = =
apa kabar?hitamputih.blogboleh.com |