BLOG main image

Name :

Message :

All (42)
pilih fakta (14)
atau fiktif? (1)
<<   2009/01   >>
S M T W T F S
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
Menyerah gw, akhirnya non.. by hannalaila 01/07
web bisnis by seagateawan 01/07
Klik, Rupiah Mengalir, by seagateawan 01/07
BISNIS DENGAN MODAL GRATI.. by seagateawan 01/07
Ke kantor pake baju baru by superyoss 01/07
1300 Visitors up to today!
Today 18 hit, Yesterday 4 hit
[hannalaila, 2008/08/18 12:41, pilih fakta]
Senyawa Feromon
        Istilah feromon (pheromone) berasal dari bahasa Yunani yaitu phero yang artinya “pembawa” dan mone “sensasi”. Senyawa feromon sendiri didefinisikan sebagai suatu subtansi kimia yang berasal dari kelenjar endokrin dan digunakan oleh mahluk hidup untuk mengenali sesama jenis, individu lain, kelompok, dan untuk membantu proses reproduksi.

       Senyawa feromon pada manusia terutama dihasilkan oleh kalenjar endokrin pada ketiak, wajah (pada telinga, hidung, dan mulut), kulit, dan kemaluan dan akan aktif apabila yang bersangkutan telah cukup umur (baligh). Sifat dari senyawa feromon sendiri adalah tidak dapat dilihat oleh mata, volatil (mudah menguap), tidak dapat diukur, tetapi ada dan dapat dirasakan oleh manusia. Senyawa feromon ini biasa dikeluarkan oleh tubuh saat sedang berkeringat dan dapat tertahan dalam pakaian yang kita gunakan. Menurut para peneliti dan psikolog, senyawa feromon dapat mempengaruhi hormon-hormon dalam tubuh terutama otak kecil manusia dan diklaim mempunyai andil dalam menimbulkan rasa ketertarikan manusia pada manusia yang lain, baik itu perasaan cinta, suka, gairah seksual, siklus haid, atau bahkan saat memilih mana orang yang dapat dijadikan teman yang cocok.

        Prosesnya adalah ketika dua orang berdekatan dan bertatapan mata, maka feromon yang kasat mata dan volatil, akan tercium oleh organ tubuh manusia yang paling sensitif yaitu vomeronasalorgan (VNO). Organ VNO ini terhubung dengan hipotalamus pada bagian tengah otak melalui jaringan-jaringan syaraf. Tanpa perlu menunggu lama hanya setiap sepersepuluh ribu detik, maka akan ada respon dari otak melalui perubahan psikologis tubuh manusia baik itu perubahan pada detak jantung (berdetak lebih kencang), pernafasan (beraturan atau tidak), temperatur tubuh (panas dingin), nafsu, peningkatan pada kalenjar hormon baik itu kalenjar keringat, dan kerja dari produksi hormon testoteron (pada laki-laki) atau hormon esterogen (pada wanita).

Faktor Senyawa Kimia Lain
       Disini setelah senyawa feromon bertindak sebagai inisiator, maka selanjutnya hipotalamus akan merangsang pembentukan senyawa kimia lain yaitu senyawa PEA, dopamine, dan nenopinephrineEndropin akan menimbulkan perasaan aman, damai, dan tentram. Sedangkan senyawa oksitosin berperan dalam membuat rasa cinta itu rukun dan mesra diantara keduanya.

   Seperti yang tertulis di National Geographic Magazine Indonesia, edisi Februari 2006, hasil penelitian Helen Fisher dan kawan-kawan, ketika seseorang memandang kekasih hatinya, dopamin akan merangsang bagian ventral tegmental dan caudate nucleus di otak menyala. Dalam dosis yang tepat, dopamin menciptakan kekuatan, kegembiraan, perhatian yang terpusat, serta dorongan yang kuat untuk memberikan imbalan. Itulah sebabnya jatuh cinta dapat membuat makan tak enak, tidur tak nyenyak.

   Peneliti lain menunjukkan bahwa gangguan kimiawi tubuh memang terbukti ketika seseorang jatuh cinta. Misalnya didapatkan bahwa kadar serotonin orang yang terobsesi dengan kekasihnya 40 persen lebih rendah dari kadar serotonin orang normal.

   Kakek Nenek  hidup rukun sampai mereka berusia lanjut juga karena senyawa kimia, namanya oksitosin. Menurut penelitian, kesetiaan pada pasangan berhubungan dengan kadar oksitosin yang tinggi. Kadar oksitosin ini dapat ditingkatkan dengan cara masing-masing dari pasangan yang berusaha saling menyayangi, walau kadang pasangannya menjengkelkan. Itu barangkali inti nasihat orang tua, ”cinta tumbuh karena biasa”. (http://uneez.multiply.com/journal/item/16)

Trackback Address :: http://www.blogboleh.com/hannalaila/trackback/44
harry_zoe | 2008/08/19 10:41 | PERMALINK | EDIT/DEL | REPLY
waduh...gak mudeng.....ternyata semua karena ada senyawanya ya!
hannalaila | 2008/08/20 10:53 | PERMALINK | EDIT/DEL
hahaha
benar2 menjelaskan cinta dan ketertarikan dari sudut pandang kimiawi dan biologi

gw sih jg cuman iseng nyari penjelasan. kenyataannya sih kayak gini dinikmatin aja gausah dipikir.
Name
Password
Homepage
Secret
*1 *2 *3 *4 *5 *6 *7 *8 .. *42