|
'2008/01/28' 1
Hati tak kunjung reda merutuk
walau bibir diam mengatup Gemuruh di dada melesakkan rusuh nafsu tak lagi menjadi musuh Aku terbata oleh bara yang memburu Terdiam dalam kata yg mengendap jadi batu Kukuhku bersalin rupa mewujud angkara Dalam sunyi tanpa maaf yang kau hantar Kupejamkankan mata... Kudzikirkan istigfar... tetap ada amarah menetap ![]() |
||










