|
|
|
Mau Jadi Relawan Profesional? Ikuti UK – Universitas Kerelawanan
Mading |
2010/06/18 13:59
|
|
|
Mau Jadi Relawan Profesional? Ikuti UK – Universitas Kerelawanan Jika Anda termasuk yang pernah bertanya, “bagaimana cara saya menjadi relawan?” Tenang, Anda bukan satu-satunya yang bertanya seperti itu, Anda juga bukan yang pertama melontarkan pertanyaan tersebut. Begitu juga ketika Anda bertanya, “Apa sarat menjadi relawan?” dan beragam pertanyaan lainnya yang muncul setiap kali seseorang berhasrat menjadi relawan. Pertanyaan selanjutnya juga muncul, “Saya harus melakukan apa?”, “bagaimana memulainya?”, “dimana saya bisa menjadi relawan?”, atau “kemana saya harus bergabung?” Tenang, sekali lagi tenang! Semua pertanyaan Anda itu akan dengan mudah Anda jawab sendiri jika Anda sudah mampu menjawab satu pertanyaan penting, “bekal apa yang harus saya siapkan untuk menjadi relawan?” Sekali lagi tenang juga, karena untuk menjawab pertanyaan terakhir ini, Anda akan sangat terbantu dengan mengikuti program baru dari MRI – Masyarakat Relawan Indonesia, yaitu: UNIVERSITAS KERELAWANAN (UK). Materi-materi yang diberikan antara lain;
1. Dasar filosofi kerelawanan
2. Peran Strategis relawan
3. Motivasi kerelawanan
4. Pengorganisasoan dan sistem manajemen relawan
5. Strategi rekrutmen, pengembangan dan pemberdayaan relawan
6. Kompetensi dasar dan profil relawan Sampai materi-materi pengembangan keterampilan yang diperlukan seorang relawan, seperti Community Organizing, Community Development, Public Speaking, Dynamic Communication, dan yang pasti materi-materi yang terangkum dalam judul besar Total Disaster Management (TDM). Sekilas tentang Universitas Kerelawanan (UK) Sebuah program edukasi kerelawanan untuk meningkatkan pengetahuan relawan, memelihara motivasi dan semangat kerelawanan sekaligus tempat berbagi pengalaman tugas kemanusiaan guna menciptakan relawan-relawan yang visioner, tangguh, cerdas, siap pakai serta memahami kemampuan, tugas dan tanggungjawabnya sebagai relawan. Dengan mengikuti program UK secara utuh, relawan akan mampu memaksimalkan potensi dan keterampilannya dalam tugas kemanusiaan. Diharapkan, beberapa indikasi keberhasilan dari relawan-relawan yang mengikuti program UK ini bisa terlihat antara lain; 1 Humanity Intelligence ; Berjiwa sosial tinggi, senantiasa terpanggil oleh tugas kemanusiaan
2 Volunteer Inside ; Mengerti kenapa, untuk tujuan apa ia mendedikasikan dirinya menjadi relawan dan pada akhirnya ia menyadari bahwa menjadi relawan adalah sebuah kebutuhan untuk keseimbangan hidup
3 Volunteer Knowledge ; Mengerti peran, tugas dan tanggungjawab strategisnya sebagai relawan
4 Volunteer Lifestyle ; Bekerja dalam tugas kemanusiaan tanpa mengenal batas waktu, tempat dan keadaan, sebab dimanapun ia berada ia tetaplah relawan, di lokasi bencana maupun di luar lokasi bencana. Kerelawanan adalah gaya hidup!
5 Spirit of Volunteer ; Selalu memiliki semangat memberi, bukan menerima atau ingin mendapatkan sesuatu dari kegiatan kerelawanan
6 Volunteer Act ; Senantiasa memiliki motivasi tinggi untuk membantu meringankan beban orang lain
7 Volunteer Skills ; Berjiwa pemimpin, memiliki kemampuan managerial, organsisasi, memahami sistem operasional dan berbagai keterampilan penunjang kerja-kerja kerelawanan. 7 Point keberhasilan di atas akan mampu diraih seorang relawan dengan mengikuti secara utuh program Universitas Kerelawanan (UK) yang terdiri dari 2 (dua) level; Basic Level dan Advance Level. Masing-masing level terdiri dari 6 (enam) pertemuan dengan 12 (duabelas) materi. Untuk satu level diperkirakan akan diselesaikan dalam waktu 3 (tiga) bulan. Bagaimana mengikuti program ini? Cukup dengan memenuhi persaratan di bawah ini:
1. Melakukan registrasi dengan mengirim biodata singkat disertai alasan (motivasi dasar) Anda ingin mengikuti program UK (email akan diseleksi untuk satu angkatan hanya 50 orang) ke alamat email: universitaskerelawanan@yahoo.com dan cc ke masyarakatrelawanindonesia@yahoo.com
2. Mengisi formulir yang telah disediakan panitia (formulir akan dikirim kepada peserta yang melakukan registrasi melalui email)
3. Memenuhi administrasi registrasi sebesar Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah)
4. Bersedia mengikuti program sampai selesai (minimal basic level)
5. Mengumpulkan foto ukuran 3x4 dan 4x6 masing-masing 2 lembar (dibawa pada pertemuan pertama)
6. Usia minimum 19 (Sembilan belas) tahun . Peserta dibawah 19 tahun akan dibuka kelas khusus pelajar
7. Berkelakuan baik, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, menghargai perbedaan dan bersikap kooperatif baik dengan sesama peserta maupun fasilitator Ketentuan Umum
1. Modul materi disediakan bagi yang berminat untuk memilikinya
2. Pertemuan diadakan setiap hari Sabtu, mulai pukul 09.30 WIB. Setiap pertemuan mendapatkan 2 materi dengan durasi masing-masing materi kurang lebih 120 menit
3. Peserta yang berhalangan atau tidak mengikuti salah satu materi selama masa waktu perkuliahan, diperkenankan mengikuti materi bersangkutan di kelas lain
4. Panitia tidak menyediakan makan siang dan transportasi
5. Setiap peserta yang lulus akan diberikan Ijazah Universitas Kerelawanan
6. Setiap peserta secara otomatis terdaftar sebagai anggota MRI (bagi yang belum terdaftar) dan anggota Action Club
7. Pakaian bebas, tetapi sopan dan rapih dengan menggunakan sepatu PENTING! Masa perkuliahan akan dimulai pada Sabtu, 20 Juni 2010, bertempat di Lantai III, Gedung ACT – Aksi Cepat Tanggap, Komplek Perkantoran Ciputat Indah Permai Blok B 8-9, Jl. Ir. H. Juanda No. 50, Ciputat, Banten – Indonesia Info lebih lanjut:
Bayu Gawtama
0217414482 atau email: universitaskerelawanan@yahoo.com
http://actforhumanity.or.id
|
|
|
| Trackback Address :: http://www.blogboleh.com/fathulrahman/trackback/57762 |
|
|
|
|
|
Bagaimana Produktif tanpa Sibuk?
Mading |
2010/05/18 11:46
|
|
|
Produktivitas telah diterima secara umum sebagai salah satu faktor yang menentukan kesuksesan seseorang. Rumusnya, sukses berbanding lurus dengan produktivitas. Dengan kata lain, kalau Anda ingin sukses, harus produktif. Tapi, apa sebenarnya produktivitas itu?Orang mengartikan produktif secara sederhana sebagai kerja keras. Dan, itu ditandai dengan kesibukan yang tinggi. Meskipun orang yang tampak sibuk tidak selalu berarti produktif, namun bagaimana pun kerja keras hampir selalu diidentikkan dengan kesibukan yang padat. Kalau HP Anda selalu berdering dan pekerjaan di meja Anda tak habis-habis, maka orang akan dengan mudah melihat Anda sebagai orang yang produktif. Tapi, benarkah demikian? Motivator Reza Gunawan yang juga praktisi nature holistic healing membedakan antara “sibuk” dan “produktif”. “Memang, seseorang yang sibuk biasanya dianggap sebagai pekerja yang produktif. Padahal, kalau kita jeli melihat, seseorang bisa saja sangat sibuk, namun tidak produktif,” ujar Reza seperti terungkap dalam salah satu artikelnya di rezagunawan.com. Menurut dia, seseorang bisa dibilang produktif ketika dia mengerjakan sesuatu yang menciptakan nilai, bisa berupa manfaat, uang, makna, dan hasil positif lainnya. Sementara, sibuk akan selalu menghabiskan waktu, tenaga, dan upaya, namun tidak selalu menciptakan nilai, makna, manfaat, atau pun uang. Lebih jauh Reza menyarankan, dalam bekerja, sebelum kita mencapai tahap “produktif”, penting untuk mempelajari dahulu bagaimana cara dan sistem bekerja yang baik, sebelum mempelajari bidang pekerjaan kita sesuai deskripsi kerjanya. Berkaitan dengan hal itu, Reza memberikan tips sebagai berikut: 1. Menangkap Ide Bawalah pena dan notes ini kemana pun Anda pergi, setiap saat. Berbagai ide cemerlang serta bermacam hal penting yang sering terlupakan, biasanya muncul di pikiran secara tak terduga, sekilas, dan sepintas. Dengan ini, Anda bisa menangkapnya dengan segera dan tidak harus mengandalkan otak untuk mengingat-ingatnya kembali. 2. Membuat Daftar Tugas – Lengkap Segera ketika tiba di rumah/kantor, pindahkan berbagai tugas dan ide yang perlu Anda tindaklanjuti ke sebuah daftar besar, katakanlah namanya “Daftar Tugas – Lengkap”. PERINGATAN: jangan sekali-kali bekerja langsung berdasarkan daftar ini kalau Anda tidak ingin terjebak jadi “Produktif Super Sibuk”. 3. Membuat Daftar Tugas – Harian Setiap hari, tuliskan tugas terpenting hari ini. Cukup 1-3 tugas saja yang Anda ambil dari Daftar Tugas – Lengkap. Daftar baru yang berisi 3 TT (Tugas Terpenting) ini kita sebut “Daftar Tugas – Harian”. Bagaimana menentukan mana 1-3 Tugas Terpenting? Pilih berdasarkan mana yang paling mempengaruhi produktivitas, kepuasan hati, dan kebahagiaan Anda secara signifikan. Bila dalam satu hari Anda berhasil menyelesaikan 1-3 tugas ini, tentu waktu luang sisanya bisa Anda gunakan untuk menikmati hidup, atau melanjutkan tugas terpenting selanjutnya yang ada dalam Daftar Tugas – Lengkap. Penting vs Tidak Penting – Dahulukan di Awal Hari Setiap hari, dahulukan awal hari Anda untuk mengerjakan 1-3 Tugas Terpenting yang ada di dalam Daftar Tugas – Harian Anda. Sisihkan waktu 30 menit hingga 2 jam di awal hari, untuk menyelesaikan ini terlebih dahulu sebelum melakukan yang lain. – Distraksi Matikan berbagai pengalih perhatian. Salah satu tip paling produktif bagi saya adalah: putuskan sambungan Anda ke internet bila sedang bekerja. Hanya sambungkan diri bila memang sedang perlu memakainya. Percayalah, godaan terlalu kuat dari bawah sadar akan menyebabkan kebocoran efisiensi yang luar biasa. Matikan dahulu internet, e-mail, facebook, chat, browser, dan koneksi Blackberry Anda saat mengerjakan Daftar Tugas – Harian. – Meeting Sebisa mungkin, hindari rapat dan pertemuan yang tidak perlu. Begitu banyak waktu terbuang dalam berbagai rapat yang tidak produktif. Bila mungkin, koordinasikan pekerjaan Anda via e-mail dan telepon. Bila harus meeting, sebelumnya agenda rapat sudah harus diterima semua pihak, dan pastikan ada rencana tindak lanjut yang jelas bagi setiap pihak. – Delegasi Lihat kembali Daftar Tugas – Lengkap Anda, dan delegasikan berbagai hal yang bisa dipercayai kepada orang lain agar Anda lebih mampu mengelola waktu dan energi Anda. – Otomatisasi Gunakan voicemail, website, blog untuk menampilkan informasi yang cenderung berulang dalam profesi Anda. Sebagai contoh, saya tidak pernah lagi memberikan penjelasan tentang terapi Penyembuhan Holistik serta bagaimana caranya membuat janji terapi, karena semua informasi serta prosedur pendaftaran pasien/klien sudah lengkap tersedia di website. Mudah, kan? Coba pikirkan ide yang serupa dalam profesi Anda masing-masing credit: portalhr.com
http://www.blogboleh.com/fathulrahman |
|
|
| Trackback Address :: http://www.blogboleh.com/fathulrahman/trackback/57761 |
|
|
|
|
|
6 KESALAHAN FATAL FACEBOOKER
Mading |
2010/04/13 16:18
|
|
|
6 KESALAHAN FATAL FACEBOOKER
Menurut survey, 30% perusahaan menggunakan Facebook untuk menilai calon pegawainya. Jadi, jangan sembarang menulis atau meng-upload sesuatu di account Anda. Hindari 6 kesalahan fatal di bawah ini. 1. Foto profil yang kurang "sopan"
Sekilas tidak ada yang salah dari memasang foto profil yang menunjukkan Anda sedang berpose menggoda atau menenggak sebotol minuman keras. Namun jika foto tersebut dilihat oleh calon atasan, imej profesional Anda akan langsung runtuh. 2. Mengeluh tentang pekerjaan
Bisa berupa keluhan tentang pekerjaan yang menumpuk, atau uneg-uneg akan atasan yang tidak kompeten. Mengeluh itu wajar, namun jika Anda melakukannya di forum publik, lain lagi ceritanya. 3. Menulis sesuatu yang bertentangan dengan isi CV
Anda menulis 1984 sebagai tahun lahir Anda di dalam CV. Tapi di Facebook, tahun lahir Anda 1979. Sekecil apapun perbedaan data diri tersebut, Anda beresiko dicap tidak jujur. Minimal ceroboh dan tidak teliti. 4. Menulis status "mengadu"
Hati-hati saat menulis status seperti, "Tommy nggak masuk hari ini karena "sakit", padahal lagi liburan di Bali. Sementara aku terkurung dengan kerjaan yang menumpuk." Bukan hanya nama baik teman Anda saja yang dipertaruhkan, tapi juga kredibilitas Anda sendiri. Anda akan terlihat licik dan tidak dapat dipercaya. 5. Tidak menggunakan fasilitas Privacy Setting
Kita dapat mengatur siapa saja yang bisa melihat profil lengkap kita, siapa yang tidak bisa melihat foto-foto tertentu, dsb. Sayangnya, tidak semua pengguna Facebook memanfaatkan fasilitas ini. Bahkan banyak yang tidak mengerti atau tidak tahu sama sekali. 6. Pencemaran nama baik
Anda sudah menjaga halaman Facebook Anda baik-baik sehingga terlihat profesional. Tiba-tiba seorang teman meng-upload foto Anda yang sedang mabuk, dan tentunya tak lupa men-tag Anda. Rajin-rajinlah mengecek Facebook Anda sehingga bisa langsung menghapus konten yang tidak diinginkan. http://mim.yahoo.com/yahooindonesia/p/exJDZ-y/?noredir=1&cid=idtd
|
|
|
| Trackback Address :: http://www.blogboleh.com/fathulrahman/trackback/57760 |
|
|
|
|
|
Kiat Sukses ala Chairul Tanjung
Mading |
2010/04/12 16:00
|
|
|
Kiat Sukses ala Chairul Tanjung
- detikcom - Senin, 12 April - Chairul Tanjung berbagi rahasia suksesnya menjadi pengusaha. Menurut pria yang masuk dalam daftar 1.000 orang terkaya di dunia versi Majalah Forbes tersebut, modal utama untuk menjadi seorang pengusaha bukanlah modal yang besar.Namun yang terpenting, seorang calon pengusaha tidak boleh cengeng dan mudah menyerah. "Tanpa kerja keras ini semua omong kosong. Modal utama pengusaha adalah jangan cengeng, jangan mudah menyerah," kata Chairul saat ditemui dalam Pesta Wirausaha 2010 di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto Jakarta Minggu (11/4/2010). Apa yang disampaikannya bukanlah omong kosong belaka. Namun lebih berdasarkan pada pengalamannya sebagai seorang pengusaha sukses. Ia mengaku saat memulai membangun kerajaan bisnisnya, ia sudah terbiasa bekerja lebih dari 18 jam per hari. Menurut Chairul, itu dilakukan untuk mewujudkan impiannya, yang sering dianggap terlalu. "Anda semua akan dapat berdiri di sini menggantikan saya apabila bekerja keras. Dan dibutuhkan kemampuan entrepenuer dan manajerial yang baik. Tidak lagi semata-mata modal," ungkapnya di hadapan para wirausaha yang bernaung dalam wadah komunitas 'Tangan Diatas' (TDA). Selain kerja keras, hal lain yang harus diingat adalah kerja ikhlas. Setelah itu, imbuh dia, baru menyerahkan segala hasil kerja keras yang dilakukannya kepada Tuhan. Tips lainnya untuk menjadi seorang pengusaha sukses di tanah air yaitu harus mampu menciptakan bisnis yang tidak biasa (unusual). Dirinya mencontohkan bagaimana seorang pengusaha air mineral, AQUA, menciptakan peluang yang tidak dipikirkan orang kebanyakan sebelumnya. Dan akhirnya AQUA diikuti oleh banyak pengusaha lain untuk terjun di bisnis air kemasan. "Kita juga ingat bagaimana Bill Gates menjadi pendiri Microsoft, dan menciptakan sistem komputer pertama yang dapat digunakan dengan mudah. Bill Gates juga tercatat sebagai yang paling sering masuk dalam orang terkaya di dunia. Sekarang siapa yang bisa menyaingi Microsoft. Begitu juga dengan AQUA. Tidak ada," paparnya. Seperti diketahui, pada awal bulan lalu pemilik Para Group ini masuk ke dalam daftar 1.000 orang terkaya di dunia versi majalah forbes, dia menempati posisi 937 dengan jumlah kekayaan sebesar US$ 1 Miliar. Tahun lalu, pengusaha kelahiran Jakarta, 16 Juni 1962 ini juga masuk daftar 40 orang terkaya di Indonesia. Selama ini, bidang bisnis yang pernah digeluti olehnya adalah bidang keuangan, properti, dan multimedia. Bahkan Chairul Tanjung pernah dinobatkan sebagai seorang tokoh bisnis paling berpengaruh di Indonesia oleh Majalah Warta Ekonomi. Chairul bukan tergolong pengusaha "dadakan" yang sukses berkat kelihaian membangun kedekatan dengan penguasa. Mengawali kiprah bisnis selagi kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, sepuluh tahun kemudian ia telah memiliki sebuauh kelompok usaha yang disebut Para Group yang membawahi dua stasiun televisi yaitu Trans TV dan Trans7. Selain itu Chairul juga membidangi usaha sektor keuangan melalui PT Bank Mega Tbk. Kelompok usaha ini dibangun berawal dari modal yang diperoleh dari Bank Exim sebesar Rp 150 juta. Bersama tiga rekannya yang lain, ia mendirikan pabrik sepatu anak-anak yang semua produknya diekspor.(http://www.blogboleh.com/fathulrahman)
|
|
|
| Trackback Address :: http://www.blogboleh.com/fathulrahman/trackback/57759 |
|
|
|
|
|
Jangan Menyiksa Diri
Wasiat Sufi |
2010/04/08 16:15
|
|
|
Jangan Menyiksa DiriAllah S.W.T menciptakan dunia seisinya untuk kemudahan manusia itu sendiri, oleh itu hendaklah manusia memanfaatkannya. Sahabat Anas menceritakan bahwa satu hari Rasulullah S.A.W melihat seorang yang dipapah oleh kedua orang anaknya menunaikan haji dengan berjalan kaki.
Apabila melihat keadan itu maka baginda bertanya, "Mengapa dengan orang ini?"
Dua anak itu berkata, "Dia bernazar hendak menunaikan haji dengan berjalan kaki." Rasulullah berkata, "Sesungguhnya Allah S.W.T tidak memerlukan orang yang menyiksakan dirinya."
Ketika itu juga Rasulullah memerintahkan kepada orang itu agar naik kenderaan untuk menunaikan haji. Dalam satu peristiwa lain, seseorang menziarahi gurunya yang sudah lama berpisah, dia berjalan kaki beberapa batu ke rumah gurunya dengan maksud untuk mendapat pahala yang lebih. Setiba di rumah gurunya itu,guru itu bertanya, "Kamu datang dengan apa?"
Anak murid itu berkata, "Saya berjalan kaki."
guru itu mendengar jawaban anak muridnya itu dia berkata : "Dia telah menciptakan kuda, baghal dan keledai agar kamu mengenderainya." HIKMAH :
Janganlah menyiksa diri,"Sesungguhnya Allah SWT,tidak memerlukan orang yang menyiksa dirinya"
http://www.facebook.com/note.php?saved&&suggest¬e_id=381920482511 |
|
|
| Trackback Address :: http://www.blogboleh.com/fathulrahman/trackback/57758 |
|
|
|
|
|
Rasa manis seorang wanita salah satunya adalah buah dari adanya sifat malu dalam dirinya, Subhanallah
Wasiat Sufi |
2010/04/06 11:14
|
|
|
dakwatuna.com - Malu adalah akhlak yang menghiasi perilaku manusia dengan cahaya dan keanggunan yang ada padanya. Inilah akhlak terpuji yang ada pada diri seorang lelaki dan fitrah yang mengkarakter pada diri setiap wanita. Sehingga, sangat tidak masuk akal jika ada wanita yang tidak ada rasa malu sedikitpun dalam dirinya. Rasa manis seorang wanita salah satunya adalah buah dari adanya sifat malu dalam dirinya.
Apa sih sifat malu itu? Imam Nawani dalam Riyadhush Shalihin menulis bahwa para ulama pernah berkata, “Hakikat dari malu adalah akhlak yang muncul dalam diri untuk meninggalkan keburukan, mencegah diri dari kelalaian dan penyimpangan terhadap hak orang lain.”
Abu Qasim Al-Junaid mendefinisikan dengan kalimat, “Sifat malu adalah melihat nikmat dan karunia sekaligus melihat kekurangan diri, yang akhirnya muncul dari keduanya suasana jiwa yang disebut dengan malu kepada Sang Pemberi Rezeki.” Ada tiga jenis sifat malu, yaitu: 1. Malu yang bersifat fitrah. Misalnya, malu yang dialami saat melihat gambar seronok, atau wajah yang memerah karena malu mendengar ucapan jorok. 2. Malu yang bersumber dari iman. Misalnya, seorang muslim menghindari berbuat maksiat karena malu atas muraqabatullah (pantauan Allah). 3. Malu yang muncul dari dalam jiwa. Misalnya, perasaan yang menganggap tidak malu seperti telanjang di hadapan orang banyak. Karena itu, beruntunglah orang yang punya rasa malu. Kata Ali bin Abi Thalib, “Orang yang menjadikan sifat malu sebagai pakaiannya, niscaya orang-orang tidak akan melihat aib dan cela pada dirinya.” Bahkan, Rasulullah saw. menjadikan sifat malu sebagai bagian dari cabang iman. Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Iman memiliki 70 atau 60 cabang. Paling utama adalah ucapan ‘Laa ilaaha illallah’, dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan di jalan. Dan sifat malu adalah cabang dari keimanan.” (HR. Muslim dalam Kitab Iman, hadits nomor 51) Dari hadits itu, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa tidak akan ada sifat malu dalam diri seseorang yang tidak beriman. Akhlak yang mulia ini tidak akan kokoh tegak dalam jiwa orang yang tidak punya landasan iman yang kuat kepada Allah swt. Sebab, rasa malu adalah pancaran iman. Tentang kesejajaran sifat malu dan iman dipertegas lagi oleh Rasulullah saw., “Malu dan iman keduanya sejajar bersama. Ketika salah satu dari keduanya diangkat, maka yang lain pun terangkat.” (HR. Hakim dari Ibnu Umar. Menurut Hakim, hadits ini shahih dengan dua syarat-syarat Bukhari dan Muslim dalam Syu’ban Iman. As-Suyuthi dalam Al-Jami’ Ash-Shagir menilai hadits ini lemah.) Karena itu, sifat malu tidak akan mendatangkan kemudharatan. Sifat ini membawa kebaikan bagi pemiliknya. “Al-hayaa-u laa ya’tii illa bi khairin, sifat malu tidak mendatangkan sesuatu kecuali kebaikan,” begitu kata Rasulullah saw. (HR. Bukhari dalam Kitab Adab, hadits nomor 5652) Dengan kata lain, seseorang yang kehilangan sifat malunya yang tersisa dalam dirinya hanyalah keburukan. Buruk dalam ucapan, buruk dalam perangai. Tidak bisa kita bayangkan jika dari mulut seorang muslimah meluncur kata-kata kotor lagi kasar. Bertingkah dengan penampilan seronok dan bermuka tebal. Tentu bagi dia surga jauh. Kata Nabi, “Malu adalah bagian dari iman, dan keimanan itu berada di surga. Ucapan jorok berasal dari akhlak yang buruk dan akhlak yang buruk tempatnya di neraka.” (HR. Tirmidzi dalam Ktab Birr wash Shilah, hadits nomor 1932) Karena itu, menjadi penting bagi kita untuk menghiasi diri dengan sifat malu. Dari mana sebenarnya energi sifat malu bisa kita miliki? Sumber sifat malu adalah dari pengetahuan kita tentang keagungan Allah. Sifat malu akan muncul dalam diri kita jika kita menghayati betul bahwa Allah itu Maha Mengetahui, Allah itu Maha Melihat. Tidak ada yang bisa kita sembunyikan dari Penglihatan Allah. Segala lintasan pikiran, niat yang terbersit dalam hati kita, semua diketahui oleh Allah swt. Jadi, sumber sifat malu adalah muraqabatullah. Sifat itu hadir setika kita merasa di bawah pantauan Allah swt. Dengan kata lain, ketika kita dalam kondisi ihsan, sifat malu ada dalam diri kita. Apa itu ihsan? “Engkau menyembah Allah seakan melihat-Nya, jika engkau tidak melihat-Nya, sesungguhnya Ia melihatmu,” begitu jawaban Rasulullah saw. atas pertanyaan Jibril tentang ihsan. Itulah sifat malu yang sesungguhnya. Sebagaimana yang sampai kepada kita melalui Abdullah bin Mas’ud bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Malulah kepada Allah dengan malu yang sebenar-benarnya.” Kami berkata, “Ya Rasulullah, alhamdulillah, kami sesungguhnya malu.” Beliau berkata, “Bukan itu yang aku maksud. Tetapi malu kepada Allah dengan malu yang sesungguhnya; yaitu menjaga kepala dan apa yang dipikirkannya, menjaga perut dari apa yang dikehendakinya. Ingatlah kematian dan ujian, dan barangsiapa yang menginginkan kebahagiaan alam akhirat, maka ia akan tinggalkan perhiasan dunia. Dan barangsiapa yang melakukan hal itu, maka ia memiliki sifat malu yang sesungguhnya kepada Allah.” (HR. Tirmidzi dalam Kitab Shifatul Qiyamah, hadits nomor 2382) Ingat! Malu. Bukan pemalu. Pemalu (khajal) adalah penyakit jiwa dan lemah kepribadian akibat rasa malu yang berlebihan. Sebab, sifat malu tidaklah menghalangi seorang muslimah untuk tampil menyuarakan kebenaran. Sifat malu juga tidak menghambat seorang muslimah untuk belajar dan mencari ilmu. Contohlah Ummu Sulaim Al-Anshariyah. Dari Zainab binti Abi Salamah, dari Ummu Salamah Ummu Mukminin berkata, “Suatu ketika Ummu Sulaim, istri Abu Thalhah, menemui Rasulullah saw. seraya berkata, ‘Ya Rasulullah, sesungguhnya Allah tidak malu pada kebenaran. Apakah seorang wanita harus mandi bila bermimpi?’ Rasulullah menjawab, ‘Ya, bila ia melihat air (keluar dari kemaluannya karena mimpi).’” (HR. Bukhari dalam Kitab Ghusl, hadits nomor 273) Saat ini banyak muslimah yang salah menempatkan rasa malu. Apalagi situasi pergaulan pria-wanita saat ini begitu ikhtilath (campur baur). Ketika ada lelaki yang menyentuh atau mengulurkan tangan mengajak salaman, seorang muslimah dengan ringan menyambutnya. Ketika kita tanya, mereka menjawab, “Saya malu menolaknya.” Bagaimana jika cara bersalamannya dengan bentuk cipika-cipiki (cium pipi kanan cium pipi kiri)? “Ya abis gimana lagi. Ntar dibilang gak gaul. Kan tengsin (malu)!” Bahkan ketika dilecehkan oleh tangan-tangan jahil di kendaraan umum, tidak sedikit muslimah yang diam tak bersuara. Ketika kita tanya kenapa tidak berteriak atau menghardik lelaki jahil itu, jawabnya, sekali lagi, saya malu. Jelas itu penempatan rasa malu yang salah. Tapi, anehnya tidak sedikit muslimah yang lupa akan rasa malu saat mengenakan rok mini. Betul kepala ditutupi oleh jilbab kecil, tapi busana ketat yang diapai menonjolkan lekak-lekut tubuh. Betul mereka berpakaian, tapi hakikatnya telanjang. Jika dulu underwear adalah busana sangat pribadi, kini menjadi bagian gaya yang setiap orang bisa lihat tanpa rona merah di pipi. Begitulah jika urat malu sudah hilang. “Idza lam tastahyii fashna’ maa syi’ta, bila kamu tidak malu, lakukanlah apa saja yang kamu inginkan,” begitu kata Rasulullah saw. (HR. Bukhari dalam Kitab Ahaditsul Anbiya, hadits nomor 3225). Ada tiga pemahaman atas sabda Rasulullah itu. Pertama, berupa ancaman. “Perbuatlah apa yang kamu kehendaki, sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. Fushhdilat: 40). Kedua, perkataan Nabi itu memberitakan tentang kondisi orang yang tidak punya malu. Mereka bisa melakukan apa saja karena tidak punya standar moral. Tidak punya aturan. Ketiga, hadits ini berisi perintah Rasulullah saw. kepada kita untuk bersikap wara’. Jadi, kita menangkap makna yang tersirat bahwa Rasulullah berkata, apa kamu tidak malu melakukannya? Kalau malu, menghindarlah! Salman Al-Farisi punya pemahaman lain lagi tentang hadits itu. “Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla apabila hendak membinasakan seorang hamba, maka Ia mencabut darinya rasa malu. Bila rasa malu telah dicabut, maka engkau tidak akan menemuinya kecuali sebagai orang yang murka dan dimurkai. Bila engkau tidak menemuinya kecuali sebagai orang yang murka dan dimurkai, maka dicabutlah pula darinya sifat amanah. Bila sifat amanah itu dicabut darinya, maka engkau tidak akan menjumpainya selain sebagai pengkhianat dan dikhianati. Bila engkau tak menemuinya selain pengkhianat dan dikhianati, maka rahmat Allah akan dicabut darinya. Bila rahmat itu dicabut darinya, maka engakau tidak akan menemukannya selain sosok pengutuk dan dikutuk. Bila engkau tidak menemukannya selain sebagai pengkutuk dan dikutuk, maka dicabutlah darinya ikatan Islam,” begitu kata Salman. (HR. Ibnu Majah dalam Kitab Fitan, hadits nomor 4044, sanadnya lemah, tapi shahih) Wanita yang beriman adalah wanita yang memiliki sifat malu. Sifat malu tampak pada cara dia berbusana. Ia menggunakan busana takwa, yaitu busana yang menutupi auratnya. Para ulama sepakat bahwa aurat seorang wanita di hadapan pria adalah seluruh tubuhnya, kecuali wajah dan telapak tangan. Ibnu Katsir berkata, “Pada zaman jahiliyah dahulu, sebagian kaum wanitanya berjalan di tengah kaum lelaki dengan belahan dada tanpa penutup. Dan mungkin saja mereka juga memperlihatkan leher, rambut, dan telinga mereka. Maka Allah memerintahkan wanita muslimah agar menutupi bagian-bagian tersebut.” Menundukkan pandangan juga bagian dari rasa malu. Sebab, mata memiliki sejuta bahasa. Kerlingan, tatapan sendu, dan isyarat lainnya yang membuat berjuta rasa di dada seorang lelaki. Setiap wanita memiliki pandangan mata yang setajam anak panah dan setiap lelaki paham akan pesan yang dimaksud oleh pandangan itu. Karena itu, Allah swt. memerintahahkan kepada lelaki dan wanita untuk menundukkan sebagaian pandangan mereka. Memang realitas kekinian tidak bisa kita pungkiri. Kaum wanita saat ini beraktivitas di sektor publik, baik sebagai profesional ataupun aktivis sosial-politik. Ada yang dengan alasan untuk melayani kepentingan sesama wanita yang fitri. Ada juga yang karena keterpaksaan. Tidak sedikit wanita harus bekerja karena ia adalah tulang punggung keluarganya. Sehingga, ikhtilath (bercampur baur dengan lelaki) tidak bisa terhindari. Untuk yang satu ini, mari kita kutip pendapat Dr. Yusuf Qaradhawi, “Saya ingin mengatakan di sini bahwa kata ikhtilath dalam hal hubungan antara lelaki dan wanita adalah kata diadopsi ke dalam kamus Islam yang tidak dikenal oleh warisan budaya kita pada sejarah abad-abad sebelumnya, dan tidak diketahui selain pada masa ini. Mungkin saja ia berasal dari bahasa asing, hal itu memiliki isyarat yang tidak menenteramkan hati setiap muslim. Yang lebih cocok mungkin bisa menggunakan kata liqa’ atau muqabalah –keduanya berarti pertemuan—atau musyarakah (keterlibatan) seorang lelaki dan wanita, dan sebagainya. Yang jelas, Islam tidak mengeluarkan aturan atau hukum umum terkait dengan masalah ini. Namun hanya melihat tujuan adanya aktivitas tersebut atau maslahat yang mungkin terjadi dan bahaya yang dikhawatirkan, gambaran yang utuh dengannya, dan syarat-syarat yang harus diperhatikan di dalamnya.” Ada adab yang harus ditegakkan kala terjadi muqabalah antara pria dan wanita. Adab-adab itu adalah: 1. Ada pembatasan tempat pertemuan
2. Menjaga pandangan dengan menundukkan sebagian pandangan
3. Tidak berjabat tangan dalam situasi apa pun dengan yang bukan muhrimnya
4. Hindari berdesak-desakan dan lakukan pembedaan tempat bagi lelaki dan wanita
5. Tidak berkhalwat (berduaan dengan lawan jenis)
6. Hindari tempat-tempat yang meragukan dan bisa menimbulkan fitnah
7. Hindari pertemuan yang lama dan sering, sebab bisa melemahkan sifat malu dan menggoyahkan keteguhan jiwa
8. Hindari hal-hal yang dapat menimbulkan dosa dan keinginan batin untuk melakukan yang haram, ataupun membayangkannya Khusus bagi wanita, pakailah pakaian yang yang sesuai syariat, tidak memakai wewangian, batasi diri dalam berbicara dan menatap, serta jaga kewibawaan dan beraktivitas. Perhatikan gaya bicara. Jangan genit! Dengan begitu jelaslah bahwa Islam tidak mengekang wanita. Wanita bisa terlibat dalam kehidupan sosial bermasyarakat, berpolitik, dan berbagai aktivitas lainnya. Islam hanya memberi frame dengan adab dan etika. Sifat malu adalah salah satu frame yang harus dijaga oleh setiap wanita muslimah yang meyakini bahwa Allah swt. melihat setiap polah dan desiran hati yang tersimpan dalam dadanya. [] Sumber : http://www.dakwatuna.com/2008/sifat-malu-kaum-wanita/ |
|
|
| Trackback Address :: http://www.blogboleh.com/fathulrahman/trackback/57757 |
|
|
|
|
|
Pencuri Sepeda Motor Terekam Kamera
Mading |
2010/03/30 12:19
|
|
|
http://id.news.yahoo.com/lptn/20100329/tpl-pencuri-sepeda-motor-terekam-kamera-b03a71c.htmlPencuri Sepeda Motor Terekam Kamera
Liputan 6 - Selasa, 30 Maret
Pencuri Sepeda Motor Terekam Kamera
Liputan6.com, Jakarta: Aksi kawanan pencuri sepeda motor terekam kamera pengawas sebuah parkiran kos-kosan di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (29/3) pagi. Dalam rekaman kamera pengawas terlihat dua pelaku sebelumnya tampak mondar-mandir di lokasi kejadian. Satu orang yang juga memegang pistol tampak mengawasi rekannya ketika hendak merusak kunci sepeda motor dengan kunci T. Selang tiga menit, pelaku akhirnya berhasil membawa sepeda motor keluar dari parkiran. Namun dalam rekaman kamera tampak terlihat dua orang lainnya yang diduga teman pelaku menunggu tidak jauh dari lokasi kejadian. Korban pencurian yang merupakan penghuni kos akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi.(JUM)
http://alarmelock.wordpress.com/
|
|
|
| Trackback Address :: http://www.blogboleh.com/fathulrahman/trackback/57756 |
|
|
|
|
|
Maurice Bucaille, Qur'an, dan ilmu pengetahuan
Sastra sufi |
2010/03/29 16:37
|
|
|
Pernah mendengar nama Maurice Bucaille? atau membaca bukunya yg sangat terkenal, yaitu Injil, Qur'an dan ilmu pengetahuan? ( http://id.wikipedia.org/wiki/Bibel,_Qur'an_dan_Sains_Modern* )
Jika belum, tak ada salahnya membaca sejarah keislaman beliau.Maurice Bucaille tak Ragu dengan Kebenaran Alquran Penelitiannya tentang Mumi Firaun membawanya pada kebenaran Alquran. Suatu hari di pertengahan tahun 1975, sebuah tawaran dari pemerintah Prancis datang kepada pemerintah Mesir. Negara Eropa tersebut menawarkan bantuan untuk meneliti, mempelajari, dan menganalisis mumi Firaun. Tawaran tersebut disambut baik oleh Mesir. Setelah mendapat restu dari pemerintah Mesir, mumi Firaun tersebut kemudian digotong ke Prancis. Bahkan, pihak Prancis membuat pesta penyambutan kedatangan mumi Firaun dengan pesta yang sangat meriah. Mumi itu pun dibawa ke ruang khusus di Pusat Purbakala Prancis, yang selanjutnya dilakukan penelitian sekaligus mengungkap rahasia di baliknya oleh para ilmuwan terkemuka dan para pakar dokter bedah dan otopsi di Prancis. Pemimpin ahli bedah sekaligus penanggung jawab utama dalam penelitian mumi ini adalah Prof Dr Maurice Bucaille. Bucaille adalah ahli bedah kenamaan Prancis dan pernah mengepalai klinik bedah di Universitas Paris. Ia dilahirkan di Pont-L’Eveque, Prancis, pada 19 Juli 1920. Bucaille memulai kariernya di bidang kedokteran pada 1945 sebagai ahli gastroenterology. Dan, pada 1973, ia ditunjuk menjadi dokter keluarga oleh Raja Faisal dari Arab Saudi. Tidak hanya anggota keluarga Raja Faisal yang menjadi pasiennya. Anggota keluarga Presiden Mesir kala itu, Anwar Sadat, diketahui juga termasuk dalam daftar pasien yang pernah menggunakan jasanya. Namanya mulai terkenal ketika ia menulis buku tentang Bibel, Alquran, dan ilmu pengetahuan modern atau judul aslinya dalam bahasa Prancis yaitu La Bible, le Coran et la Science di tahun 1976. Ketertarikan Bucaille terhadap Islam mulai muncul ketika secara intens dia mendalami kajian biologi dan hubungannya dengan beberapa doktrin agama. Karenanya, ketika datang kesempatan kepada Bucaille untuk meneliti, mempelajari, dan menganalisis mumi Firaun, ia mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menguak misteri di balik penyebab kematian sang raja Mesir kuno tersebut. Ternyata, hasil akhir yang ia peroleh sangat mengejutkan! Sisa-sisa garam yang melekat pada tubuh sang mumi adalah bukti terbesar bahwa dia telah mati karena tenggelam. Jasadnya segera dikeluarkan dari laut dan kemudian dibalsem untuk segera dijadikan mumi agar awet. Penemuan tersebut masih menyisakan sebuah pertanyaan dalam kepala sang profesor. Bagaimana jasad tersebut bisa lebih baik dari jasad-jasad yang lain, padahal dia dikeluarkan dari laut? Prof Bucaille lantas menyiapkan laporan akhir tentang sesuatu yang diyakininya sebagai penemuan baru, yaitu tentang penyelamatan mayat Firaun dari laut dan pengawetannya. Laporan akhirnya ini dia terbitkan dengan judul Mumi Firaun; Sebuah Penelitian Medis Modern, dengan judul aslinya, Les momies des Pharaons et la midecine. Berkat buku ini, dia menerima penghargaan Le prix Diane-Potier-Boes (penghargaan dalam sejarah) dari Academie Frantaise dan Prix General (Penghargaan umum) dari Academie Nationale de Medicine, Prancis. Terkait dengan laporan akhir yang disusunnya, salah seorang di antara rekannya membisikkan sesuatu di telinganya seraya berkata: ”Jangan tergesa-gesa karena sesungguhnya kaum Muslimin telah berbicara tentang tenggelamnya mumi ini”. Bucaille awalnya mengingkari kabar ini dengan keras sekaligus menganggapnya mustahil. Menurutnya, pengungkapan rahasia seperti ini tidak mungkin diketahui kecuali dengan perkembangan ilmu modern, melalui peralatan canggih yang mutakhir dan akurat. Hingga salah seorang di antara mereka berkata bahwa Alquran yang diyakini umat Islam telah meriwayatkan kisah tenggelamnya Firaun dan kemudian diselamatkannya mayatnya. Ungkapan itu makin membingungkan Bucaille. Lalu, dia mulai berpikir dan bertanya-tanya. Bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi? Bahkan, mumi tersebut baru ditemukan sekitar tahun 1898 M, sementara Alquran telah ada ribuan tahun sebelumnya. Ia duduk semalaman memandang mayat Firaun dan terus memikirkan hal tersebut. Ucapan rekannya masih terngiang-ngiang dibenaknya, bahwa Alquran–kitab suci umat Islam–telah membicarakan kisah Firaun yang jasadnya diselamatkan dari kehancuran sejak ribuan tahun lalu. Sementara itu, dalam kitab suci agama lain, hanya membicarakan tenggelamnya Firaun di tengah lautan saat mengejar Musa, dan tidak membicarakan tentang mayat Firaun. Bucaille pun makin bingung dan terus memikirkan hal itu. Ia berkata pada dirinya sendiri. ”Apakah masuk akal mumi di depanku ini adalah Firaun yang akan menangkap Musa? Apakah masuk akal, Muhammad mengetahui hal itu, padahal kejadiannya ada sebelum Alquran diturunkan?” Prof Bucaille tidak bisa tidur, dia meminta untuk didatangkan Kitab Taurat (Perjanjian Lama). Diapun membaca Taurat yang menceritakan: ”Airpun kembali (seperti semula), menutupi kereta, pasukan berkuda, dan seluruh tentara Firaun yang masuk ke dalam laut di belakang mereka, tidak tertinggal satu pun di antara mereka”. Kemudian dia membandingkan dengan Injil. Ternyata, Injil juga tidak membicarakan tentang diselamatkannya jasad Firaun dan masih tetap utuh. Karena itu, ia semakin bingung. Berikrar Islam
Setelah perbaikan terhadap mayat Firaun dan pemumiannya, Prancis mengembalikan mumi tersebut ke Mesir. Akan tetapi, tidak ada keputusan yang mengembirakannya, tidak ada pikiran yang membuatnya tenang semenjak ia mendapatkan temuan dan kabar dari rekannya tersebut, yakni kabar bahwa kaum Muslimin telah saling menceritakan tentang penyelamatan mayat tersebut. Dia pun memutuskan untuk menemui sejumlah ilmuwan otopsi dari kaum Muslimin. Dari sini kemudian terjadilah perbincangan untuk pertama kalinya dengan peneliti dan ilmuwan Muslim. Ia bertanya tentang kehidupan Musa, perbuatan yang dilakukan Firaun, dan pengejarannya pada Musa hingga dia tenggelam dan bagaimana jasad Firaun diselamatkan dari laut. Maka, berdirilah salah satu di antara ilmuwan Muslim tersebut seraya membuka mushaf Alquran dan membacakan untuk Bucaille firman Allah SWT yang artinya: ”Maka pada hari ini kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.” (QS Yunus: 92). Ayat ini sangat menyentuh hati Bucaille. Ia mengatakan bahwa ayat Alquran tersebut masuk akal dan mendorong sains untuk maju. Hatinya bergetar, dan getaran itu membuatnya berdiri di hadapan orang-orang yang hadir seraya menyeru dengan lantang: ”Sungguh aku masuk Islam dan aku beriman dengan Alquran ini”. Ia pun kembali ke Prancis dengan wajah baru, berbeda dengan wajah pada saat dia pergi dulu. Sejak memeluk Islam, ia menghabiskan waktunya untuk meneliti tingkat kesesuaian hakikat ilmiah dan penemuan-penemuan modern dengan Alquran, serta mencari satu pertentangan ilmiah yang dibicarakan Alquran. Semua hasil penelitiannya tersebut kemudian ia bukukan dengan judul Bibel, Alquran dan Ilmu Pengetahuan Modern, judul asli dalam bahasa Prancis, La Bible, le Coran et la Science. Buku yang dirilis tahun 1976 ini menjadi best-seller internasional (laris) di dunia Muslim dan telah diterjemahkan ke hampir semua bahasa utama umat Muslim di dunia. Karyanya ini menerangkan bahwa Alquran sangat konsisten dengan ilmu pengetahuan dan sains, sedangkan Al-Kitab atau Bibel tidak demikian. Bucaille dalam bukunya mengkritik Bibel yang ia anggap tidak konsisten dan penurunannya diragukan.
***************************** Bibel, Qur'an dan Sains Modern Bibel, Qur'an dan Sains Modern (Perancis La Bible, le Coran et la Science) adalah sebuah buku karangan Maurice Bucaille. Buku ini mencoba menjelaskan bahwa tidak ada kontradiksi antara Islam dan ilmu pengetahuan modern. Bucaille dalam bukunya mengkritik Alkitab atau Bibel yang ia anggap tidak konsisten dan penurunannya bisa diragukan. Sedangkan dalam Al Qur'an terdapat banyak kecocokan dengan fakta sains. Di antara tulisannya ialah: "Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan." [QS 27:88] Bucaille menjelaskan bahwa ternyata gunung-gunung bersama dengan lempeng bumi bergerak. Jadi ayat Al Qur'an di atas sesuai dengan ilmu pengetahuan. Bucaille juga menjelaskan bahwa ayat Al Qur'an di bawah yang menyatakan bahwa Allah menyelamatkan badan Fir'an hingga bisa dilihat manusia saat ini sesuai dengan kenyataan: "Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu" [QS 10:92] Ternyata para ahli menemukan garam di dalam badan Fir'aun yang menunjukkan bahwa Fir'aun memang pernah tenggelam. Jenazah Fir'aun/Mumi bisa dilihat manusia hingga saat ini. Di Bibel tidak sebutkan bahwa badan Fir'aun diselamatkan Tuhan. Jadi Al Qur'an sungguh kitab yang otentik. Penulis Maurice Bucaille
Judul asli La Bible, le Coran et la Science
Penerjemah Prof. Dr. H.M. Rasyidi
Negara Perancis
Bahasa Indonesia
Genre Teologi, Kristen, Islam, Sains
Penerbit Penerbit Bulan Bintang
Tanggal terbit dalam bahasa Indonesia 1979
terbitan bahasa Perancis 1976
|
|
|
| Trackback Address :: http://www.blogboleh.com/fathulrahman/trackback/57755 |
|
|
|
|
|
Psikologi Kematian
Mading |
2010/03/25 11:00
|
|
|
KLiK Maret 2010;
Psikologi Kematian Bersama Ust Ibnu Jarir, Lc
Bencana yang banyakmenimpa negeri ini sesungguhnya adalah bentuk kecil dari kematian.kematian bisa menimbulkan sebuah 'pemberontakan' yang menyimpankepedihan pada jiwa manusia, yaitu kesadaran dan keyakinan bahwa matipasti akan tiba dan musnahlah semua yang dicintai dan dinikmati dalamhidup ini. Kesadaran itu memunculkan penolakan bahwa kita tidak ingin(cepat) mati. Dan kecenderungannya, ketika kita terkena bencana,musibah atau penyakit kita cenderung semakin tidak produktif. “…Hingga apabila datangkematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: ''Ya, Tuhankukembalikanlah aku (ke dunia). Agar aku berbuat amal yang saleh terhadapyang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalahperkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dindingsampai hari mereka dibangkitkan.” (QS.(23) ayat 99-100) Kematian adalah keniscayaan yang tidak terelakkan. Ia merupakandrama penuh misteri dan seketika yang dapat mengubah jalan hidupseseorang. Karena begitu misterius dan menakutkannya kematian, tidaksedikit umat manusia merasa perlu menambah masa hidupnya, seperti yangterangkum dalam pernyataan sang Penyair Chairil Anwar "Aku ingin HidupSeribu Tahun lagi!". Bencana yang banyak menimpa negeri ini sesungguhnya adalahbentuk kecil dari kematian. kematian bisa menimbulkan sebuah'pemberontakan' yang menyimpan kepedihan pada jiwa manusia, yaitukesadaran dan keyakinan bahwa mati pasti akan tiba dan musnahlah semuayang dicintai dan dinikmati dalam hidup ini. Kesadaran itu memunculkanpenolakan bahwa kita tidak ingin (cepat) mati. Dan kecenderungannya,ketika kita terkena bencana, musibah atau penyakit kita cenderungsemakin tidak produktif. Padahal, seharusnya, semakin dekat kita kepada kematian, makaseharusnya makin progresif kita berusaha. Memaknai kematian bukansebuah ketakutan akan di siksa api neraka tapi bagaimana kematian mampumembawa kita pada amal-amal terbaik kita. Agar kelak nanti di akhiratdi hadapan Alloh kita bisa dengan wajah tersenyum menghadapi pengadilanAlloh yang Maha Adil dan Maha Bijaksana itu. LAZ PORTALINFAQ bekerjasama dengan BDI PATRA OFFICE TOWER,ROHISBP MIGAS,PATRA JASA, dan Harian REPUBLIKA,GONTOR mengadakan KLiK-KAJIANLINTAS PERKANTORAN Maret 2010, yang Insya Allah akan diadakan pada, Hari/Tanggal : Jum’at, 26 Maret 2010 Waktu : Pukul 17.30-21.00 (shalat Maghrib berjamaah) Tema : ”Psikologi Kematian” Pembicara : Ust. Ibnu Jarir, Lc ( Mubaligh Stasiun TV ). Hiburan : Kreasi Musik Anak Jalanan PKBM Tempat : Ruang Yudhistira, Gedung Patra Jasa Lantai 1 Jl. Gatot Subroto Kav. 32-34 Jakarta Selatan Alangkah indahnya jika informasi kebaikan ini disebarkan ke rekan-rekan kita yang merindukan selamat di dunia dan akhirat. ########################################################## KliK-Kajian Lintas Perkantoran ini merupakan program Edukasi LAZPortalInfaq bagi masyarakat perkantoran, yang diadakan satu bulansekali setiap akhir pekannya. LAZ PortalInfaq membuka peluang kepadasiapa saja yang ingin membantu program ini, baik individu ataucorporate. Bagi siapa saja berminat untuk mendukung acara kajianbulanan ini dalam bentuk apapun, dapat mentransfer dananya ke : BCA ARTERI PONDOK INDAH NO. REK. 291-300-5244 AN YAYASAN PORTALINFAQ Konfirmasi transfer dan Informasi kegiatan dapat menghubungi: Andi Maulana HP. 0815-7350-5605 atau 021-98577545 E-Mail: andy_banna16@yahoo.co.id atau layanan@portalinfaq.org YM : andy_banna16 Anda juga bisa menghubungi : Head Office LAZ Portalinfaq: Jl. Radio IV No. 8A Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12130 Telp. (021) 7278-6073 Fax. (021) 7278-6074 NB : Bagi Teman-teman yang ingin berminat menjadi tuan rumahKLIK ini tiap bulannya atau bekerjasama dalam acara ini silahkanhubungi : Andi Maulana www.portalinfaq.org |
|
|
| Trackback Address :: http://www.blogboleh.com/fathulrahman/trackback/57754 |
|
|
|
|
|
Kulihat sang pujaan Hati .. Datang melangkah tuk menghampiri ......
The Diary Of FathulRahman |
2010/02/23 18:18
|
|
|
Perhatianku tertuju pada kamar orang tuaku. Belum pernah aku melihat pancaran cahaya yang begitu terang berkilau. Cahaya lampu tak mungkin bisa seperti ini, begitu sejuk, namun bersinar terang. Pikir ku sejenak, akupun melangkah untuk mencari tau sumber cahaya itu. Hingga kudapati ruangan yang begitu luas seolah tak berujung. Kamar orang tuaku jelas tak mungkin seluas ini. Semakin ku melangkah masuk, cahaya itu semakin lembut terpancar. Hingga kudapati sosok wanita yang sepertinya tak asing di mataku. Beberapa bagian tubuhnya tampak basah, bekas sisa² air wudhu.
Ya ... sepertinya wanita ini baru selesai mengambil wudhu. Namun aku tak bisa melihat wajahnya yang masih terhalang oleh bias² cahaya.
Wanita itupun mengambil mukena yang tergeletak di atas sajadah, dan segera mengenakannya. Iapun membelakangiku, dan menghadap kiblat tuk kemudian bersiap untuk sholat. Postur tubuhnya makin tak asing bagiku. ingatanku dgn postur tubuh ini begitu kuat. Akupun melangkah semakin dekat untuk mencari tau siapakah yang ada di hadapanku ini. Tampak sosok pria yang tak asing bagiku berada didekatnya. Sosok itu ternyata adalah ayahku. Raut wajahku yang bertanya² terbaca olehnya. Ayahku mendekati wanita, lalu menahan wanita itu untuk sejenak menemuiku, sebelum ia memulai sholat. Ayahkupun berkata : " Anakmu ... Rahman ingin bertemu ... " Aku kaget mendengar ucapan itu. Aku tak percaya dengan apa yang ku dengar. Wanita itupun menoleh. Subhanallah, raut itu tak asing buatku. Pancaran cahaya lembut disekitarnya berangsur memudar sehingga aku bisa melihat sosoknya secara utuh.
Batinku berucap ... : " Ibu ..... aku pasti bermimpi. Kau telah lama wafat, lebih dari setahun yang lalu". Aku berusaha menahan rasa haruku dan tetap terpaku ditempat aku berdiri. Aku tak percaya dengan apa yg kulihat di hadapanku. Wanita itu hanya tersenyum, begitu lembut ... wajahnya yang teduh mampu mengobati rasa rinduku yang teramat sangat pada ibuku.
Ibuku melangkah mendekatiku, tetap dengan senyumnya yang indah... Tanpa sebait katapun terucap ....
Beliau lalu mengulurkan tangannya, akupun meraih tanganya dan ku cium tangannya dengan penuh rasa Takdzim, tanda penghormatan dan kecintaanku pada beliau. Tangannya begitu hangat. Tangan yang pernah membelaiku dengan mesra, tangan yang pernah menggendongku dengan kuat, tangan yang pernah menyambung hidupku dengan rezeki yang diberikanNya untukku melalui suapan jarinya yang lembut.
Tangan itu, masih dengan kerut tanda dimakan usia dan kelelahan. Aku kembali menatapnya, wajah yang selama ini ku rindukan berada di hadapanku ...
Batinku kembali berkata : Ibu .... bicaralah, aku rindu dengan suaramu ... katakanlah, walau sedikit saja ... Bicaralah .... aku tak mampu mengartikan senyummu itu ... aku tak mampu mengartikan tatapan penuh kasihmu itu ...
Ku mohon ibu ... bicaralah .... Beliau kemudian mengakhiri senyumnya, dan kemudian berbalik membelakangiku. Lalu beliau memulai sholatnya ...
Akupun terbangun .... aku terbangun dari mimpi indahku. Rupanya aku tertidur dikamar sholat rumahku, setelah sholat subuh tadi mataku begitu berat hingga aku tak sempat wirid dan dzikir karena tak kuat menahan kantuk.
Ibu, aku merindukanmu ... tunggulah aku disana . Semoga Allah kelak mempertemukan kita di tempat terbaik yang Dia Anugerahkan untuk kita semua. Bersama kekasih dan suri tauladan kita, Rasulullah SAW, beserta keluarga, sahabat, dan para orang² sholeh ... Amin Ya Rabb ... -------------------------------------------------------------- Apabila anak Adam wafat putuslah amalnya kecuali tiga yaitu sodaqoh jariyah, pengajaran dan penyebaran ilmu yang dimanfaatkannya untuk orang lain, dan anak yang mendoakannya. (HR. Muslim)
Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo
“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.” Robbirhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil." ” [Al Israa’:24]
|
|
|
| Trackback Address :: http://www.blogboleh.com/fathulrahman/trackback/57753 |
|
|
|
|
| Setiap kita memancarkan cahaya, dan menerangi dunia dgn cinta
fathulrahman2003@yahoo.com |
|
 |
The Diary Of FathulRahman (6) |
|
|
|
<<
2012/02
>>
| S |
M |
T |
W |
T |
F |
S |
|
|
|
1 |
2 |
3 |
4 |
| 5 |
6 |
7 |
8 |
9 |
10 |
11 |
| 12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
17 |
18 |
| 19 |
20 |
21 |
22 |
23 |
24 |
25 |
| 26 |
27 |
28 |
29 |
|
|
|
|
|
Total : 29681
Today : 1
Yesterday : 7 |
|
|