 diantara desir ombak tangismu masih teringat dalam ingatanku, samudra didepanku ini terasa sekumpulan tetes air matamu diantara pipimu yang membelah jiwa ini membuat kesedihanku terasa semakin mendalam. Terimalah jodoh orang tuamu dan keegoisan akan harta yang menjadi rayuannya, aku sudah tak mampu untuk melihatmu lagi walau didunia manapun, kau yang kucintai kau yang mencintaiku betapa syahdu sayat pedang ini dihatiku, air matamu tak kan bisa membuatku tenang walau begitu adanya ku ikhlaskan dirimu dan ku titipkan engaku kepada Yang Maha Memberi, cerita hidup kuanggap engkau hanya sebagai ujian semoga engkau bahagia dan kuyakin ini hanyalah cerita hidup seorang pengembara, selamat tinggal cintaku, ku kenang engkau dalam samudra hatiku yang paling dalam. ku akan meraih cinta yang lain yang pasti ku temukan, ku harapkan seperti dirimu yang terindah wahai cintaku. |