Partisipasi rakyat merupakan salah satupernyataan paling umum di Nepal. Namun, studi kasus menyimpulkan bahwapartisipasi rakyat tetap menjadi konsep yang dibahas, bukandipraktekkan. Hal ini disebabkan adanya kekurangpahaman tentang konseppartisipasi rakyat. Studi kasus yang dijelaskan disini merupakan salahsatu contoh dimana ruang untuk aksi dimanfaatkan sepenuhnya untukmembantu wanita pedesaan mengenali kebutuhan mereka, menyarankan carabertindak, menerapkan dan mengevaluasi kebutuhan tersebut. Ketika adaruang untuk aksi, komunikasi partisipasi dapat terjadi dan menghasilkanpengembangan partisipasi.
Konteks Proyek dan Proses
Proyek jangka panjang WIF terfokus pada bagian-bagian yang lemah dalammasyarakat, yaitu wanita dan anak-anak. Proyek-proyek tersebut kadangterfokus pada partisipasi komunikasi dengan sifat: pola komunikasi dariatas ke bawah, jaringan komunikasi horizontal, dan pola komunikasi daribawah ke atas.
Sifat penting lain adalah proyek ini memadukan ide dari Don Snowden danyayasan Dag Hammarskols, yaitu proses komunikasi dimulai denganaspek-aspek teknis dari video dan proses Fogo. Proses ini dimulaidengan mengajari wanita untuk mempelajari kebutuhan masyarakat danmengatasi masalah yang ada. Kemudian, hal tersebut didiskusikan dengancoordinator dan animator untuk membuat video. Video ini laludidiskusikan dengan peserta. Hasil dari proyek tersebut adalah wanitamampu menilai kebutuhan masyarakat, mengevaluasi program pembangunan diwilayah mereka, mengadakan rapat, dan membuat keputusan.
Faktor-faktor yang Memengaruhi Komunikasi Partisipasi
Partisipasi berarti bahwa semua sector dari atas ke bawah harusdilibatkan. Beberapa proyek gagal karena bersifat top-down atau tidakmelibatkan penduduk local dalam proses. Beberapa factor yang dapatmelahirkan partisipasi antara lain:
• Rancangan proyek harus memenuhi dan melibatkan inisiatif lokal
• Memiliki kemampuan adaptasi dan umpan balik
• Rakyat merupakan kunci kesuksesan sehingga harus diikat dengan komitmen
• Bantuan kepercayaan dan kejujuran
• Penduduk desa cerdas dan memahami komitmen
• Pentingnya prestasi kecil untuk membangun kepercayaan lokal
• Keahlian menyelesaikan konflik
• Aspirasi personal harus digantikan dengan tujuan umum
• Menjaga agar tidak masuk dalam kepentingan politik
• Pembagian pengetahuan
|