BLOG main image
Great info.I like all your p..
knockoff handbags 05/24
Great info.I like all your p..
knockoff handbags 05/24
Great info.I like all your p..
knockoff handbags 05/24
Great info.I like all your p..
knockoff handbags 05/24
Great info.I like all your p..
knockoff handbags 05/24
walter white's car in breaki..
walter white's car in breaki.. 03/17
front door colours farrow an..
front door colours farrow an.. 03/17
albuquerque dukes hats fanzz
albuquerque dukes hats fanzz 03/17
walter white's car in breaki..
walter white's car in breaki.. 03/17
60s hairstyles for girls
60s hairstyles for girls 03/17
<<   2012/05   >>
S M T W T F S
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31
34918 Visitors up to today!
Today 9 hit, Yesterday 14 hit
'JupiterZtory'
4건

2006/06/03 03:50, JupiterZtory
Hari kamis, 1 Juni 2006 adalah hari yang bersejarah buat blogdino. Akhirnya hari itu dapet juga SIM C. Phew.. habis sudah masa masa ketakutan dari razia polisi yang belakangan ini banyak banget bertebaran dimana mana. Terutama menjelang akhir bulan (Tanyakennn Nnapa..).
"Emang apa hebatnya dapet SIM?"
"Ya emang sih buat yang lain mungkin udah biasa dapet SIM"
"Bukannya SIM dikeluarin tiap 5 taon?"
"Tapi yang ini beda"
"Beda apaan?"
"Beda soalnya aku ngambilnya mengikuti prosedur".
"Prosedur itu bukannya yang biasanya di film film itu.. ?"
"Itu sih produser!!!!"
"Kenapa ga nembak aja, kan lebih gampang.."
"Nah itu dia. Tadinya emang niatnya pengen nembak aja tuh SIM. Mendengar cerita teman teman yang sudah terlebih dahulu mendapatkan tempat disisi-Nya, eh, mendapatkan SIM, tembak aja kalau mau cepat. Paling juga begitu masuk sana pasti di kerubutin ama oknum2 yang menawarkan "bantuan"."
"Trus..."
"Tapi pas gw ke sana. Sempat bingung juga. Kok ga ada yang deketin gue ya? Padahal gw yakin banget kalo paginya gw udah mandi plus ber-deodorant dua lapis. Tapi kok ga ada yang deket juga ya. Ah bingung juga.."
"Masa sih ga ada yang nawarin ke elo?"
"Beneran.. udah pake acting biar keliatan seperti orang bingung pun tidak ada satupun oknum yang dateng mewarkan secercah "bantuan". Hmm.. oh well pikir gw, terpaksa mesti 'maen kasar' nih.. Begitu banyak loket disitu, mesti mulai dari mana ya? OK lah buat kalian2 yang mau membuat SIM, berikut tata caranya (based on true story).

1. Pergi ke loket untuk foto kopi KTP dan beli pensil 2B+pulpen (kalau bisa sediain dari rumah). Pensil 2B=Rp.2000, Pulpen PILOT Rp.2000. Foto Kopi KTP: .. lupa..
2. Pergi ke loket untuk pendaftaran tes kesehatan, bayar lagi Rp. 10.000
3. Isi Formulir pendaftarannya, Trus serahin ke petugas, dan ngantri untuk di tes kesehatan (well, mungkin lebih tepat disebut sebagai tes mata, karena yang di tes cuma mata doang. Disuruh baca huruf2 sperti periksa mata pada umumnya)
4. Serahin Formulir tes kesehatan ke loket yang ditunjuk, trus nunggu panggilan hasil tes kesehatan. Kalau bisa baca tulisan yang dimaksud sih sudah pasti lulus.
5. Dari situ, ke loket pembayaran Formulir SIM. Untuk bikin baru Rp.75 000.
6. Trus bayar lagi Rp.15.000 untuk asuransi.
7. Trus pergi ke loket untuk pendaftaran untuk nyerahin formulir SIM yang udah di isi menunggu panggilan ujian teori.
8. Naek ke lt.2 (atau lt.1) untuk ujian teori. Ujiannya 30 nomer, 30 menit. Dan minimal menjawab 18 benar untuk bisa lulus ujian teori.
9. Turun lagi ke bawah, menunggu hasil ujian teori.
10. Jika lulus ujian teori, langsung ke tempat ujian praktek. Jika tidak, kembali seminggu lagi untuk ikut ujian teori ulang.
11. Trus ke loket ujian praktek. Bayar Rp.5000 untuk sewa kendaraan.
12. Serahin formulirnya ke petugas yang ada di lapangan praktek. dan menunggu giliran untuk di panggil
13. Ketika waktunya tiba untuk ujian praktek, jangan lupa tarik napas panjang, berdoa dan mencoba untuk rileks.
14. Trus nunggu pengumuman. Jika lulus, langsung ke tempat foto sim.
15. Abis foto, SIM dapat di ambil di loket 30. (buset dah tuh loket banyak banget ya?)

Gw sendiri sempat gagal di ujian praktek yang pertama. Kayaknya sih karena gugup jadinya lupa dan pake gigi 1. Walhasil laju kendaraan tidak mulus dan menyenggol cukup banyak patok kayu. Di ujian praktek ulangan, gw ga langsung ke tempat praktek tapi duduk disamping lapangan dan melihat peserta ujian praktek satu demi satu. Mencoba mempelajari kesalahan dan keberhasilan mereka sambil mencoba untuk menenangkan diri. Gw juga memperhatikan nomer motor uji yang di pakai masing2 peserta. Ada satu motor yang nampaknya nilai kelulusannya cukup tinggi. Motor no. 12. Ditambah dengan saran untuk memakai gigi 2 selama jalannya ujian, akhirnya lulus juga ujian praktek gw walaupun sempat menjatuhkan dua patok kayu.

Rasanya senang banget bisa lulus ujian praktek saat itu. Setelah gagal, dan diberi waktu 2 minggu untuk kembali lagi. Waktu 2 minggu itu gw habiskan dengan mencoba latihan mengendarai motor tanpa menjejakkan kaki ke tanah (melatih keseimbangan) dan latihan nyelip2 di antara mobil2. Tampaknya latihan gw ga sia2.. dan tentu saja atas berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur (halah emangnya UUD 45).

Kalo dijadiin iklan MasterCard mungkin hasilnya sepert ini...


Formulir SIM C : Rp. 75.000
Tes kesehatan: Rp. 10.000
Asuransi : Rp. 15.000
Lulus ujian praktek and got your SIM sesuai prosedur: PRICELESS!!
top
2006/06/03 03:33, JupiterZtory
Seorang pasien curhat kepada dokter...

"Dok.. kenapa ya setiap naek motor, kepala saya terasa berat?"

"Apa kamu lagi sakit, or pusing gitu?", tanya sang dokter ..

"Enggak dok.. sebelum naek motor sih baik baik aja.. ga ada keluhan apapun. Tapi pas naek motor itu baru kepala terasa berat".

"Hmm.....", sang dokter bergumam beberapa saat. "...Coba kamu ganti helm yang lebih ringan.."
top
2005/12/28 22:03, JupiterZtory
Siang kemaren, ada janji dengan 'client' buat ketemuan di kawasan Pancoran. Setelah tawar menawar lokasi, akhirnya di pilihlah sebuah tempat makan sebagai tempat bertemu. Letaknya diatas pasar swalayan GELAEL. Karena gak tahu menahu tentang daerah Pancoran dan sekitarnya, akhirnya sibuk bertanya ke kiri dan ke kanan. Setelah mengikuti petunjuk secara saksama dan dalam tempo yang sesingkat singkatnya akhirnya tibalah daku di tempat yang disebutkan. Setelah beberapa saat celingukan di dalam kok gak terlihat sosok yang familiar ya?. Hanphone disaku pun di raih dan menelepon nama yang bersangkutan.

"Gw dah nyampe nih man.. loe dimana?"
"gw juga udah di dalam. Di lantai dua di atas gelael. loe sebelah mana kok gak keliatan?"
"gw ada di dekat kasir.. tempat ngambil makanan"
"Oh ok..."
tut..tut..tut...

Akhirnya berinisiatip untuk bertanya kepada seseorang berpakaian pegawai situ.

"mas mas.. ini lantai dua nya dimana ya mas?"
"lantai dua sih biasanya di atas lantai satu, bang.."
"yee dodol. Ya iya. maksud saya.. KFC lantai dua sebelah mana ya tangganya?"
"Wah gak boleh makan di tangga bang. Kalau mau makan di meja aja yang udah di sediakan toh belum penuh ini"
*walah repot nih*, gumam dalam hati

Untungnya ada bapak2 disitu yang nguping pembicaraan sebelumnya.

"Mungkin maksudnya KFC yang di MT Haryono ya?"
"Heh..??", sambil nunjukin tampang bingung
"Iya.. KFC yang di lantai dua di atas GELAEL adanya di MT Haryono"
"Ooh...", agak ngerti dikit.. "MT Haryono dimana tuh?"
"deket pancoran"
"deket pancorannya sebelah mana ya?", maklum orang baru.. belum tau jalan
"Oh gampang aja. Dari pancoran entar belok aja ke arah cawang".
dalam hati bergumam lagi , "Yang arah cawang tuh yang mana ya?". Lalu berpikir sejenak dua jenak. Dari patung pancoran ada empat arah. Satu ke pasar minggu satu lagi ke arah gatsu, satu lagi ke arah tebet dkk. Hmmm.. berarti yang satunya lagi.
"Ok deh bang. Makasih ya."

Gak lama kemudian akhirnya sampai juga di tempat yang di sebutkan diatas. Setelah berbincang bincang beberapa saat, akhirnya mesti pulang kembali. Begitu beres beres, pake jaket dan sarung tangan, baru lah sadar kalau ternyata kunci motor tidak ada di tempat. Astaganagabonar.
Cek kantong celana kanan, gak ada. Kantong kiri gak ada. Belakang juga gak ada. Glek!. Kantong baju juga kosong. Kantong jaket juga nihil. Walah repot nih! Mana tadi parkir motornya di pinggir jalan pula di atas trotoar karena emang parkiran motornya disitu di atas trotoar pas di pinggir jalan dimana orang banyak berlalu lalang. Oh my God!! Gawat aja kalo sampe kunci motor ketinggalan di motor. Mana tadi parkirnya gak pake Secure Parking dan gak ada tiket parkir. Akhirnya mempercepat langkah keluar dari situ sambil berdoa menurut agama dan kepercayaan masing masing.

Langsung melayangkan pandangan ke arah parkiran motor mencari cari sesosok JupiterZ warna hitam putih. Dada berdebar kencang sambil terus berharap harap cemas. Dalam hati sudah pasrah aja, kalo memang hilang ya apa boleh buat. Tapi kalo bisa sih jangan sampe hilang deh, mudah2an masih ada di tempatnya (eh, itu bisa di bilang pasrah ga ya?). Intinya sih masih tetap berharap (ya iya lah) walaupun sudah 98.17% yakin kalo kuncinya ketinggalan di motor.

Begitu melihat ke arah tempat daku memarkir motor tadi ... Alhamdulillah ternyata masih ada motor disitu. Tapi lalu terlintas pikiran, eh, itu motor daku si Jupi atau bukan ya? jangan2 punya orang lain yang kebetulan warnanya sama. Walah!. Langkah semangkin di percepat..Jantung sudah berdegup kencang, tak kalah kencang dengan Speaker Aktif 3000W PMPO. Petunjuk kedua, helm yang tergantung sama dengan yang biasa aku pakai. Alhamdulillah. Keyakinan kalau motor masih ada di tempat semakin tebal. Mungkin setebal buku Harry Potter edisi terakhir.

Dan yup.. begitu sampai beberapa langkah dari motor, terlihat gantungan kunci yang tak asing lagi sedang tergantung dengan santainya di kunci kontak motor. Sementara itu, banyak pejalan kaki lalu lalang disekitar situ. Alhamdulillah.. Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas Rahmat dan Karunia-Nya jugalah maka kami masih sempat bertemu kembali di tempat ini. (kok jadi kayak pembukaan pidato peresmian lapangan bulu tangkis RW 01 ya?).

Melihat kondisi parkiran seperti itu, jd tambah bersyukur lagi deh masih di pertemukan dengan si Jupi. Ini kedua kalinya ketinggalan kunci motor. Yang pertama sih di parkiran gedung kantor. Alhamdulillah di temukan ama petugas keamanan parkiran dan bukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Lain kali mesti lebih berhati hati lagi.

Pesan blogdino, Kehilangan motor terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya, tapi juga karena ada kelupaan. Waspadalah! Waspadalah!
top
2005/12/23 22:32, JupiterZtory
1. di lampu merah maunya paling depan ngelebihin garis ampe ngeganggu jalur dari arah lawan, kiri, kanan
2. bawa motor kayak orang pengen berak, haram hukumnya nginjek rem
3. Percuma pabrik bikinin spion kiri kanan, kagak di pake !
4. Kalo jalur yg dilewatin macet, masuk jalur lawan mo lawan arah kek sebodo amat yang penting bisa lewat.
5. selap selip kagak pake peritungan, mobil orang baret, kaca spion orang pecah,emang gw pikirin
6. lampu ijo jalan, lampu merah berenti, lampu kuning = tambah kecepatan
7. jelas2 lampu merah masih aja diterobos, bener2 kebelet pengen berak !
8. klo ujan sembarangan aja nepi di kolong jembatan, dihalte. jalan 3 jalur jadi tinggal 1 jalur
9. lampu depan, lampu belakang di copot, malem2 jadi kagak keliatan, diseruduk metro baru nyaho
10. paling ogah ngasih sen klo mo belok, mo motong, kayak bajaj ajah !

[diambil dari: http://www.kaskus.com/archive/index.php/t-133352.html]

1. gue sih kadang2 ya pengen juga di garis depan. Tapi ga yang sampe mengganggu jalur lawan. Kalo ada lowongan ya kenapa enggak tapi kalo emang ga bisa juga gak maksain diri kok. :)
2. Kalo yang ini sih masih perlu banget ama rem. Dan ga pernah kebelet pas bawa motor.. :)
3. Pake spion sih dipake juga kadang2. Kecuali kalo emang lagi nyelap nyelip di kemacetan sepanjang jalan Buncit Raya. Biasanya sih spionnya di lipat biar bisa lebih lancar nyelap nyelipnya.
4. Ini sih pernah juga sekali, ngikutin orang banyak trus sekali lagi inisiatip sendiri. :D
5. Untungnya sih masih pake perhitungan.. kasian ama yang punya mobil.
6. Lampu kuning = tambah kecepatan .. :))
7. Kalo jalanan sepi kenapa enggak (misalnya pas tengah malam).
8. Bawa jas hujan dong ah, biar gak neduh sembarangan.
9. Lampu masih komplit.
10. Kalo yang ini sih masih ngikutin petunjuk yang bener. masih nyalain sen kalo mo belok. :)

top
*1