FITRIYADI, REZA AULIA, BACHIT
album kenangan sewaktu masih kuliah hingga kini, kami masih sering berjumpa, menjadi foto kenangan karena kami ndak bersama lagi,, masing-masing menyimpan dan mengalami kekecewaan,, tak ada lagi rasa setia kawan, meski kami masih tegur sapa, tak ada lagi ramah tamah, meski kami masih sering jumpa, tak ada lagi canda tawa meski kami masih sering berkumpul...
kini hanya tinggal gambar kebersamaan kami saja,, karena kami tak sehaluan,, tak saling mengerti dari yang lainnya,,,, reza, ah yang masih kekanakan,,, yang masih manja dengan kondisi dirinya yang jadi idola,, fitriyadi yang sedikit bicara,, masih susah ditebak,, dan masih menutup dirinya,,, kendati persoalan menghimpit,,
terkadang ingin kulupakan saja mereka,, dan mereka pun berusaha akan melupakan,
kami tak lagi bersama, kami tak lagi bisa bersama, karena mereka memandang beda....
ahhhh, lupakan,lupakan,lupakan..... serasa fikiran ini begitu nyata menghantui, menjadi beban tersendiri dan menjadi suatu yang paling menyakitkan,,,
kenangn pun tak mampu membalikkan hati benci mereka,, dan kebaikan telah hilang, lenyap tanpa toleransi,, bahwa kekeliruan yang menjadi petaka |
|