Kalau difikir-fikir kita bisa apa ya ?,
hemm, apa sih yang menjadi kelebihan kita,?,
apa bisa kita mengandalkan kualitas kita?
mulanya, pertanyaan di atas menjadi hal yang susah pada saya, terkadang saya menjadi hiper dalam menilai dan mendapatkan semua potensi diri, cenderung merasa kurang percaya diri terhadap apa yang di tubuh saya, juga terkadang saya menjadi frustasi jika saya tak mendapatkan hal yang bisa membuat saya tak kunjung mengerti diri,
ok, nda usah berlama-lama kale,
langsung aja, dimana ya letak potensi diri kita,
potensi diri bisa di sebut dengan hal yang perlu di tampilkan karena termasuk dalam kualitas kita, potensi merupakan hal yang wajib di miliki, bukan karena hal ini menyangkut kesombongan, dan ke kuatan kita, namun justru membuat kita bisa mengexplor diri.bisa menempatkan diri kita di lingkungan yang asing, misalnya.
potensi diri ada pada kemampuan kita, ketangggapan kita, ke empatian kita, kesigapan kita, namun tentunya kita harus menggali lebih jauh, untuk bisa mendapatkan hal demikian, yuk sama-sama belajar.
lalu bagaimana dengan kelebihan kita, ada dimana ya,
banyak yang memandang kelebihan seseorang itu berada pada fisik semata, artinya di pandang sebagai materi, misalnya neh, rupa yang ganteng dan cantik, harta yang melimpah, punya jabatan, dsb......
sah-sah aja hal demikian itu, namun bagaimana jika kita tak memiliki hal demikian, pas pasan lah kata kita,.... apa kita termasuk bukan memiliki kelebihan,.lalu apakah kita tidak bisa dipandang memiliki kelebihan,
ups, jawabanya tentu tidak, dan kita bisa dong memiliki kelebihan,
lalu dimana dong, dan bagaimana dong kita terhadap kelebihan ?
hal pertama yang kudu kamu lakukan adalah, menggali diri kamu, kenali diri kamu dulu, apa sih yang bisa menjadi kelebihan kamu, di bidang olahraga, kesenian, keterampilan misalnya, cari hal yang membuat kamu paten, lalu explore dech,..
kalau kamu tidak mendapatkannya, atau kamu bingung, coba gunakan nalarmu (insting) kamu, dimana letak kelebihan kamu,
biasanya kamu akan dapat berawal dari hoby dan kegemaran,
kalau dari sana datangnya, kamu tinggal memfokuskan dan memanfaatkannya, memantapkan akan kegemaran dan hoby kamu itu, jangan semata karena hoby, kamu tidak profesional,
memang sih, kalau hobynya udah telat gitu ketemunya, kamu justru nda punya pandangan kedepan, nah, kamu kudu pandai memilih lagi, mana hoby yang bisa kamu andalkan, masak seh kamu punya hoby cuman satu, ?
kalau kualitas,
biasanya berada pada kemampuan kita dalam menguasai keadaan
menyenangi diri dan lingkungan
mampu beradaptasi dan mencintai sosial
dapat menjadi referensi
yang pastinya kamu harus up to date,
yah geto aja dech
|
|