KUNANTI DIRIMU DENGAN NAFASKU
"apalah artinya diriku di matamu rin" tak ada, aku hanya bagian hidupmu di masa lalu, aku hanya kau jadikan sesuatu yang tak berharga"
"tidak bi, kau adalah seseorang yang teramat aku sayangi, aku mencintai dirimu seutuhnya, tolong bi jangan tinggalkan aku.
abi....! abimanyuuuuuuuuuuu?
Masih mimpi yang sama, menghantui malam Rini,.seakan tak pernah hilang, menjelma dalam kesedihan wajah pasih abimanyu sang pujaan hati rini,..
=======
"sudahlah rin, kau harus tabah, kau harus menerima kenyataan ini, jangan kau membuat dirimu menjadi orang yang tak punya pegangan setelah kepergian abi" bujuk rosa.
Rini hanya terdiam, membisu seribu basa,. wajahnya tertunduk lesu, tiba tiba saja gairah hidup yang kini di cobanya untuk bangkit, hilang seketika,..
"ah, kau tak mengerti rosa, bahwa aku teramat sangat mencintai abi, aku tak sanggup menerima kepergiannya begitu saja, aku teramat terpukul, salah apa aku padanya,.. isak rini, sembari menyeka buliran bening hangat di kedua pipinya.
"iya rin, aku teramat mengerti akan dirimu, kau memang tak terpisahkan dengan abi, tapi kau harus tahu rin, bahwa bukan ini yang abi inginkan",.
"apa maksudmu ros" sentak rini, sembari wajah sayunya menatap nanar sahabat baiknya,
rosa tahu kegalauan dan ketidak nyamanan sahabatnya, rosa juga tahu kebingungan atas perkataanya barusan,
"ini rin, bacalah" amplop putih bersih itu tertulis nama rini mayaningsih,
"apa ini ros"
"bacalah rin" dan kau akan mengerti
bergegas rini menyobek sampul surat yang disodorkan rosa padanya.perlahan dia membuka lipatan surat berwarna hijau muda itu.membaca dengan seksama, dan kemudian melipatnya kembali,
"rin, sekarang kau mengerti apa yang di inginkan abi? tanya rosa,
seketika, buliran bening itu menjadi isakan tangis, sayu dan mengiris hati sahabatnya itu,
"aku benci pada diriku ros, aku benci,..?
"rin, sudahlah, jangan kau tangisi lagi kepergian abi untuk selamanya, karena abi tahu dia bukan yang terbaik untukmu, sakit yang dia derita tak mampu untuk membuat kau bahagia kahirnya, dia ingin kau hanya mengenangnya rin,"leukimia tak dapat disembuhkan rin" hardik
rosa,
isakan rini sejadinya, memuntahkan bening deras di kedua pipinya, seakan tak mampu untuk membendung penyesalan, selama ini rini tak mampu tahu, seakan abimanyu menyimpan rapat sakitnya, demi kebahagian rini,..
"rin, tunggu, mau kemana kau? sergap rosa
"biarkan aku ros, biarkan aku menemuinya, setidaknya aku akan mengingat hari ini dirinya kubanggakan, hentak rini
rosa tahu, kemana hati rini akan dibawa, kepusara merah, abimanyu...
SELESAI
|
|