pengalaman pertama neh, aku praktik lapang, di semester ketiga ini, dan nda nyangka aja, capeknya bukan main, tidak bisa dibayangkan geto, lebih capek dan tersiksa ketimbang di ospek ma senior dulu.
gimana nda tersiksa, kami harus datang jauh-jauh ke desa orang, yang lumayan terpencil dan minim hiburan,juga karena desa yang cuman memiliki akses jalan cuman satu itu,
dan yang bikin aku tambah tersiksa, kegiatannya full banget, dan nda ada waktu istirahat cukup, mulai dari berangkat sampai tiba di lokasi praktik.
memang sih, kami naik taksi, tapi setelah sampai di lokasi praktik kami sudah di urusin sama seabrek kegiatan yang udah di jadwalkan ma dosen, sekaligus panitia, lagian praktik lapang ini, bukan hanya satu mata kuliah saja, melainkan sembilan mata kuliah, dan setiap mata kuliah yang diambil yang terkena praktik, di haruskan bikin laporan nya,
yang bikin nda tahan lagi, setelah pulang bukannya di beri kesempatan untuk ber rehat barng satu haripun, malah justru lebih parah lagi, soalnya laporan yang harus di buat untuk perorangan tuh, diberi waktu ma dosen matkul, cuman satu minggu,
weleh------>bukanya senang-senang berbagi cerita ma yang lainnya, seedar ngobrol ini itu, di lokasi dulu, eh------>malah harus ngerjain tugas laporan yang date line....hiks hiks...
|
|