Ah, aku akan meninggalkan kota solo tercinta menuju ke Kota kediri yang jauh dari solo. Aku sebenarnya malas banget datang ke kota yang jauh, apalagi kalau harus disuruh untuk nginep. tapi mau gimana lagi, kami sekeluarga harus berangkat ke kediri untuk menghaidir pernikahan kakakku tercinta, Agung.
Dan tentu saja aku tidak bis amenolak untuk pergi ke kediri. tapi tidak apa-apa. Aku tidak masalah jika pergi ke kediri. yang aku permasalahkan adalah menginap di sana, kemudian paginya tidak langsung pulang, melainkan jalan2 dulu ke tempat kakakku yang lainj yang rumahnya juga di kediri. Aku benci dengan pelancongan seperti itu.
harap maklum, bukannya aku tidak suka berpergian, tapi aku merasa aneh aja dengan hal-hal seperti itu. Aku tidak begitu merasa akrab dengan mereka. Aku takut akan jadi kesepian di sana, tidak ada teman ngobrol yang pas, mengingat di sana tidak ada teman yang satu hati, satu pikiran dengan aku. yang ada hanyalah orang2 yang sudah tua, yang tentu saja berbeda pola pikirnya denganku. yah, itu sudah jadi nasibku.
Tapi berpikir positif saja. Anggap saja ini adalah sebuah perjalanan yang sangat menyenangkan. Tidak ada ruginya pergi ke tempat-tempat seperti itu. Anggap saja refresing dari kota Solo yang aku sudah bosan untuk melihatnya.
berkaca dari pengalaman kakak2ku, aku memutuskan untuk tidak mencari pacar orang luar solo, ntar waktu nikahnya ribet gitu lho. Aku mau mencari pacar dan istri anak solo aja,s elain mudah untuk ngapel, ntar pernikahannya juga tidak akan membuat aku pusing tujuh keliling. Tapi aku akan mengucapkan selamat kepada kakakku yang sebentar lagi akan menjadi seorang suami, kepala keluarga, bukan lagi bujangan yang bisa kemana-mana tanpa pengawasan.
|